Bolaindonesia

Lupakan Eks Pelatih Timnas Indonesia, Brunei Darussalam Pilih Tunjuk Eks Nakhoda Klub Raksasa India

Brunei Darussalam kini punya pelatih anyar, batal gaet eks nakhoda Indonesia

Irwan Febri Rialdi | Husna Rahmayunita

Pelatih anyar Timnas Brunei Darussalam, Mario Rivera Campesino. (Dok. FA Brunei)
Pelatih anyar Timnas Brunei Darussalam, Mario Rivera Campesino. (Dok. FA Brunei)

Bolatimes.com - Setelah ditunjuk sebagai Dirtek Brunei Darussalam, Paul Munster tampaknya tidak merekomendasikan sahabatnya yang berstatus sebagai mantan pelatih Timnas Indonesia, yakni Simon McMenemy. Ia sepertinya mengajukan nama lain.

Dalam pengumumannya, Federasi Sepak Bola Brunei Darussalam (FABD) resmi menunjuk Mario Rivera Campesino, Selasa (20/9/2022).

"Dengan senang hati mengumumkan Mario Rivera Campesino sebagai pelatih kepala tim nasional kami yang baru," bunyi pernyataan FABD dikutip dari Instagram.

Juru taktik asal Spanyol tersebut menggantikan tugas Datuk K Rajagobal yang dicopot pada akhir Januari 2022.

Mario Rivera Campesino juga bukan sosok baru di timnas Brunei Darussalam kelompok umur. Menilik rekam jejaknya, ia pernah menjabat sebagai pelatih Timnas Brunei Darussalam U-21 pada 2018 silam.

Ia juga memiliki pengalaman dengan melatih klub raksasa India, SC East Bengal.

Kehadirannya pun diharapkan mampu membawa angin segar bagi Timnas Brunei Darrusalam yang terseok-seok bersaing di level Asia Tenggara.

"Mario sebelumnya melatih tim HBT pada tahun 2018 dan kami mengharapkan kepengurusannya membawa perubahan yang lebih baik untuk tim kami," sambung FABD.

Di sisi lain, Mario Rivera Compesino nantinya akan bekerja sama dengan eks pelatih Bhayangkara FC Maul Munster yang didapuk menjadi Direktur Teknik Brunei Darussalam.

Saat ini, Timnas Brunei Darussalam berada di urutan ke-190 peringkat FIFA dan sudah lama tak meraih gelar juara di tingkat internasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, satu-satunya prestasi terbaik Brunei Darussalam ialah mengakhiri persaingan di peringkat keempat Piala Solidaritas AFC 2016.

Berita Terkait

Berita Terkini