Bolaindonesia

Pemain Abroad Indonesia Dapat Menit Bermain di Luar Negeri, Media Malaysia Anggap sebagai Ancaman

Media Malaysia soroti pemain abroad Indonesia.

Husna Rahmayunita

Egy Maulana Vikri saat lakoni debut bersama FC Vion Zlate Moravce. (Instagram/fcvionzlatemoravce)
Egy Maulana Vikri saat lakoni debut bersama FC Vion Zlate Moravce. (Instagram/fcvionzlatemoravce)

Bolatimes.com - Pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri atau abroad seperti Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman tak luput dari perhatian media Malaysia.

Media Malaysia menyoroti pemain Indonesia yang mendapatkan lebih banyak menit bermain di klub luar negeri, ketimbang penggawa mereka.

Diketahui, salah satu pemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri telah merapat ke klub Liga Slovakia, FC ViON Zlate Moravce.

Pemain berusia 22 tahun itu melakoni debut bersama klub baru saat melawan MSK Zilina pekan lalu. Kala itu, Egy dimainkan selama 64 menit.

Menariknya, pada laga debut, Egy Maulana Vikri melampaui torehan tiga pemain Malaysia yang pernah berkostum FC ViON Zlate Moravce.

Beda nasib dengan Egy, tiga pemain Malaysia yakni Irfan Fazali, Fadhli Shas dan Wan Zack Haikal hanya mendapat sedikit menit bermain. Tak ada yang dimainkan dalam satu pertandingan penuh.

Seturut dengan Egy Maulana Vikri, pemain Timnas Indonesia lainnya ykani Witan Sulaeman juga langsung mendapat kepercayaan di tim barunya, AS Trencin yang juga merumput di Liga Slovakia.

Witan Sulaeman tampil selama 16 menit di laga debutnya bersama AS Trencin saat melawan Ruzomberok.

Adapun Asnawi Mangkulam dan Pratama Arhan juga mendapat menit bermain bersama klub masing-masing Ansan Greeners dan Tokyo Verdy.

Melihat pemain abroad Indonesia mendapat lebih banyak menit bermain di luar negeri, media Malaysia menganggap hal itu sebagai ancaman bagi timnasnya.

"Deretan pemain muda Indonesia yang berkualitas ini akan menjadi ancaman besar bagi skuad nasional di masa depan," tulis Harimau Malaya seperti dikutip Selasa (16/8/2022).

Oleh karenanya, Timnas Malaysia diharapkan bisa mengantisipasi ancaman itu untuk kompetisi ke depan. Sumber yang sama prihatin, karena sampai sekarang belum ada pemain Malaysia yang berjaya di luar negeri.

"Sampai hari ini, masih belum ada pemain muda negara yang menonjol dan berjaya memamerkan aksi memukau ketika beraksi di luar negeri," pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini