Bolaindonesia

Diduga Ikut Sindir Shin Tae-yong karena Gaungkan Produk Local, Fakhri Husaini Banjir Hujatan

Fakhri Husaini ikut jadi sasaran amarah netizen gara-gara gaungkan produk lokal usai Timnas Indonesia U-16 juara Piala AFF U-16 2022.

Rauhanda Riyantama

Pelatih kepala timnas U-19 Indonesia Fakhri Husaini memberikan instruksi kepada para pemainnya pada pertandingan persahabatan melawan timnas Iran di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (7/9/2019). Timnas U-19 Indonesia dikalahkan Iran dengan skor 2-4. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww)
Pelatih kepala timnas U-19 Indonesia Fakhri Husaini memberikan instruksi kepada para pemainnya pada pertandingan persahabatan melawan timnas Iran di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (7/9/2019). Timnas U-19 Indonesia dikalahkan Iran dengan skor 2-4. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww)

Bolatimes.com - Eks pelatih timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini, ikut menuai kritik keras dari warganet karena diduga menyindir Shin Tae-yong dengan menggaungkan narasi soal produk lokal.

Sebelum kasus Fakhri Husaini ini muncul, narasi produk lokal ini bermula ketika pelatih kiper timnas Indonesia U-16, Markus Horison, berteriak di depan kamera televisi dalam perayaan gelar juara Piala AFF U-16 2022.

Saat itu, Markus Horison berteriak dengan menyebut ‘Local Pride’. Menurut dugaan, frasa ini ditujukan kepada pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Sebab, pelatih asal Korea Selatan itu tak hanya mengandalkan pemain lokal saja di timnya, tetapi juga berupaya mendapatkan pemain-pemain naturalisasi.

Serupa dengan Markus Horison, eks-pelatih timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini, juga melontarkan narasi yang sama saat memberikan ucapan selamat kepada para pemain dan pelatih seusai juara Piala AFF U-16 2022.

"Selamat untuk Timnas U-16 juara AFF U-16 Boys Championship 2022. Kinerja hebat coach Bima, coach Indri, coach Firman (Firmansyah), coach Markus, staf dan seluruh pemain yang telah berjuang keras sepanjang turnamen.”

“Gol berkelas, pertahanan tangguh, mental dan semangat juang tinggi. Semoga sukses pada turnamen selanjutnya, coaches. Produk LOKAL, prestasi INTERNASIONAL. Top, membanggakan, menginspirasi," tulis Fakhri Husaini.

Potongan kalimat yang bersumber dari caption unggahan Fakhri Husaini pun diunggah kembali oleh akun TikTok, @Bolatimnasid. Dari unggahan ulang ini, warganet ramai-ramai menghujat Fakhri Husaini.

Sebagian besar netizen meyakini bahwa frasa ‘Produk Lokal’ dan ‘Lokal Pride’ ini disuarakan untuk menyinggung kehadiran pelatih asing, Shin Tae-yong.

"Dari sini kita bisa melihat, mana yang berkualitas dan mana yang ingin mencari popularitas," tulis akun @y*k*lt dalam kolom komentar.

"U-16 memang juara , tetapi di tangan STY pemain indo menuju level internasional," tulis akun Gilang Anggi.

"Pelatih lokal harus belajar banyak dulu baru bilang prestasi internasional," tulis akun Buyung Sulaiman.

"Gua bangga dengan timnas U-16 bisa juara AFF. Tapi dri kata-kata coach Markus, itu yg bikin enggak enak kayak menyinggung timnas yang dilatih STY," tulis akun xvann_.

"Saya bangga timnas u16 bisa juara aff tp tidak perlu menyinggung pelatih2 yg lain jg. kasihan pemain muda timnas u16 yang sudah berjuang keras," tulis akun Mujieb

Kontributor: Muh Adif Setyawan

Berita Terkait

Berita Terkini