Bolaindonesia

Profil Arkhan Kaka, Anak Legenda yang Jadi Bintang Kemenangan Timnas Indonesia U-16

Arkhan Putra menjadi bintang kemenangan Timnas Indonesia U-16 atas Filipina

Irwan Febri Rialdi

Penyerang Timnas Indonesia U-16, Arkhan Kaka, usai menjebol gawang Filipina di Piala AFF U-16 2022. (Dok. PSSI)
Penyerang Timnas Indonesia U-16, Arkhan Kaka, usai menjebol gawang Filipina di Piala AFF U-16 2022. (Dok. PSSI)

Bolatimes.com - Arkhan Kaka Putra menjadi salah satu pemain yang menonjol saat timnas Indonesia U-16 meraih kemenangan pertamanya melawan Filipina pada laga perdana Grup A Piala AFF U-16 2022.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, MInggu (31/7/2022) itu, Arkhan Kaka memang menjadi bintang kemenangan timnas Indonesia U-16 atas Filipina.

Sebab, Arkan Kaka memberikan kontribusi penting untuk timnas Indonesia U-16 dengan mencetak satu gol dan menjadi penyebab pemain Filipina melakukan gol bunuh diri.

Dengan sumbangsih besar yang diberikan oleh Arkhan Kaka itu, timnas U-16 sukses menang 2-0 atas Filipina untuk mengawali perjalanannya di Piala AFF U-16 2022.

Saat ini, timnas Indonesia U-16 untuk sementara berada di peringkat kedua klasemen Grup A Piala AFF U-16 2022 dengan koleksi tiga poin dari satu laga.

Indonesia masih kalah produktivitas gol dari Vietnam yang berada di puncak setelah mereka mampu menggasak Singapura dengan skor 5-1 pada laga perdana Grup A.

Profil Arkhan Kaka

Pemain bernama lengkap Arkhan Kaka Putra Purwanto ini merupakan pesepak bola muda kelahiran Blitar pada 2 September 2007. Artinya, saat ini usianya baru menginjak 14 tahun.

Sebagai informasi, Arkhan Kaka merupakan putra dari mantan pesepak bola yang pernah memperkuat Persija Jakarta dan juga timnas Indonesia, Purwanto Suwondo.

Sebagai informasi, Purwanto adalah striker kelahiran Lampung yang telah menjadi pesepak bola selama 24 tahun di panggung sepak bola Indonesia.

Purwanto sempat membela sejumlah klub seperti PSBL Lampung, lalu membela Persitara Jakarta Utara pada 1999. Setelah gantung sepatu, Purwanto kemudian sempat menjadi pelatih di sejumlah klub seperti di Sulut United.

Bakat Purwanto sebagai juru gedor kemudian diteruskan anaknya, Arkhan Kaka Putra Purwanto. Sebagai striker muda, Kaka menurut sang ayah memiliki modal yang cukup ideal.

Pada masa-masa awal, Arkhan Kaka memulai menimba ilmu sepak bola saat bergabung dengan SSB Tunas Muda Blitar. Di sana, bakatnya terus diasah dan dikembangkan.

Kaka lalu mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan Bhayangkara FC U-16 yang berkompetisi di Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16. Di klub milik kepolisian ini, Kaka menempati posisi sebagai striker.

Bersama Bhayangkara FC U-16, Kaka sukses melesakkan total sembilan gol. Catatan ini menjadi bukti bahwa Kaka sudah memiliki insting gol yang tinggi sejak berusia muda.

Sebetulnya, perjuangan Arkhan Kaka untuk menembus skuad timnas Indonesia U-16 tak berlangsung mudah. Sebab, ia sempat harus dicoret dari seleksi karena timnas U-16 menerapkan sistem promosi-degradasi yang ketat.

Bima Sakti mengatakan, Kaka bahkan sempat dicoret pada seleksi tahap awal. Namun, akhirnya pemain ini mampu bangkit dan kembali dipanggil timnas U-16.

“Kaka sempat kami coret pada seleksi awal, yakni waktu bulan Mei 2021. Saat itu, seleksi dari 169 pemain, Kaka termasuk yang kami coret,” kata Bima Sakti.

“Ternyata dia bisa bangkit saat mengikuti ajang Elite Pro Academy (EPA) Bhayangkara FC U-16. Dia bisa jadi salah satu top skor Bhayangkara FC,” lanjutnya.

Kontributor: Muh Adif Setyawan

Berita Terkait

Berita Terkini