Liga spanyol 15 Mei 2026
Oviedo 0
Liga prancis 14 Mei 2026
Brest 1

5 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia U-19 Gagal Kalahkan Thailand, Nomor 1 Jadi Sorotan

Timnas Indonesia U-19 harus puas bermain imbang 0-0 lawan Thailand.

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Kamis, 07 Juli 2022 | 17:45 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-19, Arkhan Fikri berebut bola dengan pemain Thailand U-19 Sittha Boonlha dalam laga penyisihan grup Piala AFF U-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/7/2022). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc)

Pemain Timnas Indonesia U-19, Arkhan Fikri berebut bola dengan pemain Thailand U-19 Sittha Boonlha dalam laga penyisihan grup Piala AFF U-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/7/2022). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc)

Bolatimes.com - Timnas Indonesia U-19 kembali gagal meraih kemenangan saat melawan Thailand dalam lanjutan Piala AFF U-19 2022, sederet faktor krusial bisa jadi sumber masalah Shin Tae-yong.

Timnas Indonesia U-19 berhadapan dengan Thailand pada matchday ketiga fase Grup A Piala AFF U-19 2022 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (6/7/2022).

Sebenarnya kemenangan atas Thailand U-19 bisa membawa timnas Indonesia U-19 memperbesar peluang lolos ke semifinal Piala ADD U-19 2022, sayangnya hal itu urung terjadi.

Tampil di depan ribuan pendukung juga tak membuat para pemain timnas Indonesia U-19, anak asuh Shin Tae-yong gagal mencetak gol dan memetik kemenangan atas Thailand U-19.

Sejumlah faktor krusial pun dinilai sebagai masalah utama yang harus dihadapi Shin Tae-yong, setidaknya ada lima masalah yang dialami anak asuhnya.

Lantas apa saja kelima masalah tersebut? berikut deretan faktor yang membuat timnas U-19 Indonesia gagal menang atas Thailand U-19.

1. Buang Peluang

Sama seperti saat berhadapan dengan Vietnam dan Brunei Darussalam, Ronaldo Kwateh dkk terlalu sering dalam membuang-buang peluang.

Para pemain depan kerap kali mengambil keputusan yang keliru saat sudah berada di depan gawang lawan, ego dalam mengeksekusi bola tanpa memerhatikan keberadaan rekan setim.

Alih-alih mengoper, justru memilih untuk mengeksekusi secara langsung dan berharap pada keberuntungan dari aksinya.

Baca Juga: Tampil di Liga Konferensi Eropa, Lechia Gdansk Tak Daftarkan Witan Sulaeman

Pesepak bola Indonesia U19 Alfriyanto Nico Saputro (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Thailand U19 Sittha Boonlha (kanan) dalam laga penyisihan grup Piala AFF U19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/7/2022). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Pesepak bola Indonesia U19 Alfriyanto Nico Saputro (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Thailand U19 Sittha Boonlha (kanan) dalam laga penyisihan grup Piala AFF U19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/7/2022). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

2. Finishing Buruk

Tembakan-tembakan yang melebar dan terkesan terlalu memaksakan menjadi masalah kedua yang dialami para pemain timnas Indonesia U-19.

Peluang emas yang didapatkan pun terbuang sia-sia, lagi-lagi Shin Tae-yong harus dibuat pusing dengan masalah dasar dari para pemainnya ini.

3. Kurang Fokus

Setelah tampil mengesankan melawan Brunei Darussalam, para pemain timnas Indonesia U-19 terkesan kehilangan fokus dan masih terbawa suasana menang besar.

Kondisi yang membuat para pemain di semua lini gagal memaksimalkan peluang, bahkan menjelang akhir laga Cahya Supriadi dibuat jatuh-bangun melakukan penyelematan.

4. Fisik Habis

Kondisi fisik memang menjadi perhatian serius Shin Tae-yong, karena hal itu sangat berpengaruh terhadap agresivitas para pemainnya.

Guna memastikan serangan demi serangan yang gencar dilakukan menjad maksimal, elemen penting yang satu ini harus segera diperbaiki.

5. Tak Punya Mesin Pembunuh

Timnas Indonesia U-19 dinilai tak memiliki pemain bernaluri mencetak gol yang tinggi, hal itu bisa dilihat saat Shin Tae-yong melontarkan kritik keras.

Ronaldo Kwateh dan Hokky Caraka yang menjadi tumpuan lini serang tim tentu diharapkan untuk bisa menjadi lebih tajam, meski tampil mengesankan melawan Brunei Darussalam.

Namun, saat melawan Vietnam U-19 dan Thailand U-19 kedua pemain ini seolah kehilangan rasa ingin membunuh dengan mengoyak jala gawang lawan.

Kontributor: Eko Isdiyanto
×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga melawan Bali United

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan.

bolaindonesia | 22:05 WIB

Persib Bandung memulai perjalanan di BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Semen Padang

bolaindonesia | 22:00 WIB

Polemik rumput JIS kembali mencuri perhatian penggemar sepak bola Indonesia, mempertanyakan mengapa stadion megah berbiaya Rp2 triliun ini terus bermasalah.

bolaindonesia | 12:18 WIB

Persita Tangerang memulai BRI Super League 2025/26 dengan kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta di Jakarta International Stadium

bolaindonesia | 12:09 WIB

Persija Jakarta memulai petualangan di BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Persita

bolaindonesia | 10:08 WIB

Persija Jakarta mengawali BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan gemilang 4-0 atas Persita Tangerang

bolaindonesia | 01:21 WIB

Kodai Tanaka, striker asal Jepang, menjadi bintang kemenangan Laskar Sambernyawa dengan gol krusialnya, menandai debut impresif di sepak bola Indonesia.

bolaindonesia | 01:13 WIB

Saya yakin kami bisa menang, tapi banyak peluang gagal jadi gol, ujar pelatih asal Belanda itu.

bolaindonesia | 01:08 WIB

Persib Bandung memulai langkah mereka di BRI Super League 2025/26 dengan hasil gemilang.

bolaindonesia | 00:57 WIB