Bolaindonesia

Turun ke Liga 2, Manajemen Persipura Berharap PT. Freeport dan BPD Papua Tetap Mau Jadi Sponsor

PT. Freeport dan BPD Papua adalah sponsor setia Persipura ketika mengarungi Liga 1

Irwan Febri Rialdi

Persipura Jayapura di Liga 1 2021/2022. (Dok. LIB)
Persipura Jayapura di Liga 1 2021/2022. (Dok. LIB)

Bolatimes.com - Manajer Persipura, Yan Permenas Mandenas, berharap PT. Freeport dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua tetap bersedia menjadi sponsor utama bagi Persipura, meski tim Mutiara Hitam itu bakal tampil di Liga 2 pada musim 2022/2023.

Manajemen terus melakukan pendekatan kepada kedua perusahaan agar tetap mendukung kesebelasan kebanggaan masyarakat Papua.

Sejumlah pesepak bola Persipura Jayapura tertunduk usai menghadapi Persita pada pertandingan Liga 1 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Kamis (31/3/2022). Persipura Jayapura dipastikan terdegradasi dari Liga 1 Indonesia 2021/2022. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa.
Sejumlah pesepak bola Persipura Jayapura tertunduk usai menghadapi Persita pada pertandingan Liga 1 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Kamis (31/3/2022). Persipura Jayapura dipastikan terdegradasi dari Liga 1 Indonesia 2021/2022. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa.

"Mudah-mudahan keduanya tetap menjadi sponsor bagi Persipura, " harap Mandenas kepada Antara, Sabtu (28/5/2022).

Mandenas yang merupakan anggota DPR-RI dari partai Gerindra mengaku tugas utama yang diberikan manajemen PT Persipura Jayapura terkait sponsor.

Memang baru PT. Freeport dan BPD Papua yang memberi sinyal akan menjadi sponsor Persipura sedangkan yang lain belum ada tanda-tanda.

Untuk pemain dan pelatih belum menjadi tugas manajer karena masih menunggu arahan dari manajemen PT Persipura selaku pemilik klub kebanggaan Papua, jelas Mandenas.

Diakui, tercatat sembilan pemain yang masih terikat kontrak dengan Persipura, sedangkan yang sudah tidak terikat kontrak saat ini sudah memperkuat sejumlah klub yang ada di Indonesia.

PT.Persipura Jayapura saham mayoritas dimiliki Benhur Tomi Mano, MR Kambu dan Rudi Maswi, ungkap Yan Mandenas.

(Suara.com/Syaiful Rachman)

Berita Terkait

Berita Terkini