Bolaindonesia

Buntut Masalah Finansial, FK Senica Dilarang Tampil di Liga Slovakia Musim Depan

Lisensi FK Senica dicabut akibat masalah finansial, lalu bagaimana nasib Egy dan Witan?

Rauhanda Riyantama

David Balda bersama dua pemain FK Senica Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. (Instagram/@davidbalda)
David Balda bersama dua pemain FK Senica Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. (Instagram/@davidbalda)

Bolatimes.com - FK Senica resmi dilarang tampil di kasta teratas di Liga Slovakia mulai musim depan buntut masalah finansial. Lalu bagaimana nasib dua bintang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman?

Meski lolos dari jurang degradasi, Fk Senica harus terdepak dari Liga Fortuna karena tidak mendapatkan lisensi sebagai klub profesional dari otoritas Liga Slovakia, sebagaimana melansir laman resmi Asosiasi Sepak Bola Slovakia (SFZ), Sabtu (27/5/2022).

"Untuk ketidakpatuhan dengan persyaratan infrastruktur [stadion kandang] dan kriteria perizinan keuangan [rekening tahunan, kewajiban jatuh tempo kepada klub sepak bola lain serta staf sendiri, dan informasi keuangan untuk masa depan], otoritas perizinan memutuskan untuk menegakkan keputusan tingkat pertama otoritas lisensi dengan tidak memberikan FK Senica lisensi untuk mengarungi Liga Fortuna dan kompetisi klub UEFA di musim 2022/2023," demikian pernyataan SFZ.

Lisensi klub profesional FK Senica sejatinya sudah dicabut sejak April lalu menyusul masalah keuangan yang membelit klub. Namun, FK Senica mengajukan banding Badan Lisensi Asosiasi Sepak Bola Slovakia.

Kini, banding itu resmi ditolak dan SFZ memastikan FK Senica tidak bisa berlaga di Liga Fortuna untuk musim 2022/2023.

"Keputusan hari ini dari badan banding otoritas perizinan adalah final dan tidak dapat diajukan banding," demikian pernyataan SFZ.

Lebih jauh, SFZ akan menggelar rapat Presidium ULK untuk menentukan klub mana yang akan menggantikan posisi Fk Senica di Liga Fortuna.

FK Senica yang terseok-seok musim ini karena masalah finansial cuma mampu finis di posisi ketujuh musim reguler Liga Fortuna. Hal itu membuat mereka harus berjuang di Grup Degradasi.

Pada akhirnya, FK Senica berhasil lolos dari jerat degradasi karena mampu finis di posisi tiga besar dari enam klub yang berlaga di Grup Degradasi.

Namun, keberhasilan itu terasa sia-sia lantaran mereka dipastikan tak bisa berkompetisi di kasta tertinggi Liga Slovakia akibat masalah yang dialami terkhusus finansial yang membuat federasi tak mencabut lisensi sebagai klub profesional.

Musim ini, FK Senica diperkuat dua pemain Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. Situasi yang dialami FK Senica membuat nasib kedua pemain dipertanyakan.

Khusus untuk Witan Sulaeman, dia bakal kembali ke Lechia Dgansk karena kontraknya di FK Senica cuma sebagai pemain pinjaman.

Sementara Egy Maulana Vikri masih berstatus pemain FK Senica dan bahkan pada Januari lalu telah memperpanjang kontrak. Belum diketahui bagaimana kelanjutan nasib dari winger timnas Indonesia itu.

Berita Terkait

Berita Terkini