Bolaindonesia

3 Pemain Naturalisasi yang Perkuat Timnas Indonesia di SEA Games, Satu Jadi Mualaf

Dalam sejarahnya, hanya ada tiga pemain naturalisasi yang pernah perkuat Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021

Irwan Febri Rialdi

Marc Klok saat membela Timnas Indonesia U-23 lawan Andong University. (Instagram/PSSI)
Marc Klok saat membela Timnas Indonesia U-23 lawan Andong University. (Instagram/PSSI)

Bolatimes.com - Berikut ini tiga pemain naturalisasi yang memperkuat Timnas Indonesia di pesta olahraga terakbar se Asia Tenggara, SEA Games.

Dalam waktu dekat Timnas Indonesia akan kembali beraksi di ajang dua tahunan yakni SEA Games 2021 di Vietnam pada Mei mendatang.

Di ajang ini, Timnas Indonesia akan memainkan pemain U-23 yang akan ditambah oleh tiga pemain senior, sesuai aturan dari SEA Games sendiri.

Juru taktik Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong telah memanggil 29 nama yang nantinya akan dipersempit menjadi 20 nama saja untuk ajang ini.

Para pemain terbaik dari seluruh penjuru negeri pun dipanggil oleh juru taktik asal Korea Selatan itu demi membawa Timnas Indonesia mengakhiri puasa medali emas.

Sebagai informasi, Timnas Indonesia terakhir kali merasakan medali emas pada tahun 1991 atau lebih dari 30 tahun silam.

Tak hanya memanggil seluruh putra terbaik dari seluruh penjuru negeri, Shin Tae-yong juga memanggil pemain naturalisasi untuk berlaga di ajang ini.

Fenomena hadirnya pemain naturalisasi di kubu Timnas Indonesia pada SEA Games pun bukanlah barang baru. Tercatat, tim Merah Putih dulunya juga pernah dibela oleh pemain naturalisasi.

Lantas, siapa saja pemain naturalisasi yang memperkuat Timnas Indonesia di ajang SEA Games? Berikut daftarnya.

1. Diego Michiels

Diego Michiels. (Sumber: Instagram/@diegomichiels24).
Diego Michiels. (Sumber: Instagram/@diegomichiels24).

Diego Michiels merupakan pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang berhasil mendapatkan paspor pada tahun 2011 silam atau saat usianya 21 tahun.

Pemain yang berposisi sebagai Full-Back itu dinaturalisasi mengingat dirinya merupakan warga negara Belanda. Ia memiliki darah Indonesia dari sang ayah, Robbie Michiels.

Pasca dinaturalisasi, Diego Michiels langsung unjuk gigi bersama Timnas Indonesia di ajang SEA Games 2011 yang berlangsung di Indonesia.

Tak cukup sekali, pemain yang menjadi mualaf ini juga kembali memperkuat Timnas Indonesia di SEA Games 2013 yang berlangsung di Myanmar.

2. Ezra Walian

Striker Timnas Indonesia Ezra Walian (kiri) berebut bola dengan pemain Afghanistan pada laga persahabatan internasional FIFA di Stadion Gloria, Antalya, Turki, Selasa (16/11/2021). (Antara /Michael Siahaan/aa)
Striker Timnas Indonesia Ezra Walian (kiri) berebut bola dengan pemain Afghanistan pada laga persahabatan internasional FIFA di Stadion Gloria, Antalya, Turki, Selasa (16/11/2021). (Antara /Michael Siahaan/aa)

Ezra Walian merupakan pemain berkewarganegaraan Belanda lainnya yang juga pernah tampil bagi Timnas Indonesia di ajang SEA Games.

Pemain yang kini berusia 24 tahun tersebut dipercaya masuk skuat Timnas Indonesia untuk SEA Games 2017 yang berlangsung di Malaysia.

Ezra sendiri dibebani ekspektasi kala dinaturalisasi, mengingat dirinya merupakan penyerang jebolan akademi top milik Ajax Amsterdam.

Proses naturalisasinya pun cukup menuai polemik. Ezra sempat dilarang tampil membela Timnas Indonesia karena naturalisasinya dianggap belum legal secara hukum.

3. Marc Klok

Gelandang Timnas Indonesia, Marc Klok. (Instagram/@pssi)
Gelandang Timnas Indonesia, Marc Klok. (Instagram/@pssi)

Nama Marc Klok menjadi nama yang paling dinanti-nanti pendukung Timnas Indonesia untuk berseragam Merah Putih di pentas internasional.

Kesempatan itu pun akan tiba dalam waktu dekat, mengingat dirinya merupakan salah satu pemain senior yang dipanggil Shin Tae-yong untuk SEA Games 2021 di Vietnam.

Marc Klok diyakini akan menjadi pemain senior yang terpilih masuk dalam 20 nama yang akan dibawa ke SEA Games 2021 oleh Shin Tae-yong.

Pemain yang kini berusia 29 tahun itu sejatinya telah lama ingin membela Timnas Indonesia. Namun, proses naturalisasinya terhambat karena ia tak bisa membuktikan garis keturunan yang ia miliki.

Alhasil, ia baru bisa bermain bagi Timnas Indonesia per April 2022, atau tepat lima tahun sejak kedatangannya ke Indonesia.

Kontributor: Felix Indra Jaya

Berita Terkait

Berita Terkini