Bolaindonesia

Tunggak Gaji Marko Simic, Persija Jakarta bakal Disanksi Pengurangan 9 Poin?

Persija tak membyar gaji Simic selama setahun

Irwan Febri Rialdi

Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic melakukan selebrasi dengan rekan-rekannya seusai membobol gawang Persib Bandung dalam laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (20/11/2021). [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]
Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic melakukan selebrasi dengan rekan-rekannya seusai membobol gawang Persib Bandung dalam laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (20/11/2021). [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]

Bolatimes.com - Persija Jakarta harus siap-siap menghadapi kenyataan pahit di musim depan apabila terbukti menunggak gaji salah satu pemain asingnya, Marko Simic.

Sebab, Persija Jakarta terancam hukuman pengurangan sembilan poin apabila benar-benar tak memenuhi kewajibannya untuk membayar gaji Marko Simic.

Kasus ini pertama kali mencuat setelah Marko Simic mengumumkan bahwa kontraknya bersama Persija Jakarta telah diakhiri secara sepihak.

Pasalnya, bomber asal Kroasia itu mengaku bahwa dirinya sama sekali tak menerima gaji dari Macan Kemayoran selama satu tahun terakhir.

Marko Simic pun mencoba menagih janji pihak manajemen soal pembayaran gajinya. Namun, manajemen Persija tak menanggapinya secara serius.

Kondisi semacam ini jelas merugikan serta mengecewakan bagi striker berusia 34 tahun itu. Pasalnya, ia sudah membantu Persija Jakarta selama empat setengah musim terakhir.

Sejumlah prestasi juga sudah dipersembahkan Marko Simic untuk klub asal Ibu Kota Tersebut. Akan tetapi, ia merasa bahwa jasanya justru tak dihargai oleh Persija.

“Setelah berbulan-bulan janji tidak ditepati dan dibangkucadangkan hanya karena saya menagih hak. Saya pikir kini saya perlu melangkah,” tulis Marko Simic lewat pernyataan resminya, Selasa (26/4/2022).

“Saya perlu melakukan yang terbaik untuk diri saya dan yang berhak saya dapatkan. Beberapa orang telah membahayakan karier saya dan hal ini tak akan pernah bisa saya terima,” lanjutnya.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan atau tanggapan resmi yang disampaikan Persija Jakarta untuk merespons suara Marko Simic.

Namun, apabila nantinya terbukti benar menunggak gaji, maka Persija Jakarta harus siap menerima sanksi tegas dari federasi. Pasalnya, ada sejumlah kasus yang patut menjadi pelajaran.

Pertama, PSIM Yogyakarta sempat terjerat kasus serupa pada 2018 silam. Manajemen tim berjulukan Laskar Mataram itu terbukti menunggak gaji pemain pada musim 2013.

Akhirnya, PSIM Yogyakarta pun mendapat hukuman pengurangan sembilan poin dan dilarang mendaftarkan pemain baru.

Kasus serupa juga pernah menyeret PSM Makassar. Pada medio Juli 2021, PSM Makassar mendapat sanksi larangan mendaftarkan pemain jelang bergulirnya Liga 1 2021-2022.

Sebab, pada Agustus 2021, PSM Makassar belum melunasi gaji pemainnya yang masih tertunggak.

Kontributor: Muh Adif Setiawan

Berita Terkait

Berita Terkini