Bolaindonesia

Tampil di Mina Cup 2022, Bhayangkara FC Tahan Imbang Klub Inggris Wolverhampton

Bhayangkara FC tahan imbang Wolverhampton 1-1.

Rauhanda Riyantama

Potret pemain Bhayangkara FC U-14 saat tampil di Mina Cup 2022. (Instagram/bhayangkarafc)
Potret pemain Bhayangkara FC U-14 saat tampil di Mina Cup 2022. (Instagram/bhayangkarafc)

Bolatimes.com - Catatan menarik ditorehan Bhayangkara FC U-14 yang menahan imbang salah satu tim Liga Inggris, Wolverhampton Wanderers dengan skor 1-1 di ajang Mina Cup 2022.

Potensi pemain muda Indonesia memang sangat terlihat bagus di kancah internasional, apalagi saat melawan tim-tim dari Eropa, salah satunya ditunjukkan Bhayangkara FC.

Melalui kelompok umur mereka, Bhayangkara FC U-14 mampu menahan imbang tim muda kontestan kasta tertinggi Liga Inggris, Wolverhampton Wanderers.

Duel antara Bhayangkara FC U-14 melawan Wolverhampton Wanderers U-14 digelar pada Senin (11/4/2022) dan menjadi laga kedua Young Guardians di pentas Mina Cup 2022.

Dua pertandingan dilakoni Bhayangkara FC U-14, selain menahan imbang Wolves dengan skor 1-1, mereka juga sukses memetik kemenangan atas akadmei sepak bola Dubai, Go Pro Sport.

Tak tanggung-tanggung, Bhayangkara FC U-14 berhasil mengalahkan Go Pro Sport dengan skor meyakinkan 2-0.

Catatan positif dalam dua pertandingan itu membuat Bhayangkara FC U-14 dalam posisi yang aman pada babak penyisihan grup Mina Cup 2022.

Bahkan Young Guardians dipastikan melaju ke partai semifinal, meskipun belum diketahui bakal berjumpa dengan tim mana.

Mina Cup 2022 digelar di Dubai, Uni Emirat Arab dan sudah dimulai sejak 8 April 2022 hingga 13 April 2022, beberapa tim muda dari klub ternama dunia turut memeriahkan turnamen ini.

Tak hanya Wolves, beberapa klub Eropa juga bakal dijajal Bhayangkara FC U-14, seperti tim muda klub Liga Austria, SK Strurm Graz.

Pencapaian cukup impresif Bhayangkara FC U-14 ini tentu menjadi motivasi bagi tim-tim Tanah Air lainnya untuk mengembangkan sepak bola usia dini.

Mengingat banyak klub Liga 1 Indonesia yang memiliki potensi mendirikan akademi sepak bola seiring talenta melimpah yang ada di Tanah Air.

Mengikuti ajang-ajang internasional meski hanya bertajuk laga persahabatan penting dilakukan demi generasi sepal bola Indonesia yang lebih maju.

(Kontributor: Eko Isdiyanto)

Berita Terkait

Berita Terkini