Bolaindonesia

Pernah Bela Arema, Pelatih PSS Sleman Termotivasi Bungkam Sang Mantan

Bersama Arema, I Putu Gede pernah meraih trofi juara dan promosi ke Divisi Utama atau Liga 1 dan dua trofi Copa Indonesia.

Irwan Febri Rialdi

PSS Sleman ketika mengalahkan Persiraja 4-1. (Dok. PSS)
PSS Sleman ketika mengalahkan Persiraja 4-1. (Dok. PSS)

Bolatimes.com - Pelatih PSS Sleman I Putu Gede termotivasi untuk membawa tim besutannya melakoni laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2021/2022 dengan mengalahkan Arema FC yang dulu pernah dibelanya.

"Sebagai motivasi juga, ya, karena ini ibaratnya tim kebanggaan saya juga. Ini juga suatu kebanggaan kalau saya bisa memberikan poin kepada PSS Sleman besok," kata Putu dikutip dari laman resmi klub, Rabu.

Super Elang Jawa dijadwalkan bersua dengan Arema FC di Stadion Yoga Perkhanti, Jimbaran, Bali, Kamis, 13 Januari besok.

Putu bukanlah sosok baru di sepak bola. Ia sudah malang melintang di sejumlah klub, terutama yang sangat berkesan di Singo Edan, julukan Arema FC.

Saat itu, Arema meraih trofi juara dan promosi ke Divisi Utama atau Liga 1.

Setelah itu, I Putu Gede bersama Arema kembali meraih trofi bergengsi dengan dua kali meraih gelar juara Copa Indonesia pada 2005 dan 2006.

Sebelum menukangi PSS, Putu diketahui menangani Persekat Tegal yang harus puas bertahan di Liga 2 musim depan karena gagal melaju ke babak delapan besar.

"Jadi, saya pikir pertandingan besok (Arema FC vs PSS) akan menarik," ujar Putu seperti dimuat Antara.

Saat ini, Laskar Sembada terus melakukan persiapan jelang laga melawan Arema FC dan telah menginstruksikan anak asuhnya untuk melakukan latihan "pressing" secara grup.

"Kita melakukan latihan pressing secara grup. Kita juga ingin menyamankan persepsi dengan pemain baru, Alhamdulillah, latihan hari ini lumayan walaupun baru pertama kali kita lakukan," ujar pemilik nama lengkap I Putu Gede Swisantoso itu.

Mengenai kondisi tim, pria kelahiran Bali tersebut masih memantau beberapa pemain dan menunggu satu pemain yang izin kembali karena kelahiran anaknya, yaitu Misbakus Solikhin.

"Lalu beberapa pemain, seperti Mario Maslac dan Asyraq Gufron, kondisinya kita kontrol. Terutama yang di cadangan akan kita pantau juga," pungkas Putu.

Berita Terkait

Berita Terkini