Bolaindonesia

Digaji Besar di China, Alasan Shin Tae-yong Terima Tawaran Timnas Indonesia

Shin Tae-yong mengaku ditawari kontrak klub China dengan gaji lebih besar.

Rauhanda Riyantama

Shin Tae-yong dan penerjemah, Jeong Seok-seo di podcast Close The Door. (YouTube/Deddy Corbuzier)
Shin Tae-yong dan penerjemah, Jeong Seok-seo di podcast Close The Door. (YouTube/Deddy Corbuzier)

Bolatimes.com - Sebelum menjadi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mendapat tawaran dari salah satu klub di Liga China. Namun, sosok Korea Selatan ini justru menerima pinangan skuat Garuda.

Di balik pemilihan Shin untuk membesut Timnas Indonesia, rupanya ada alasan menyentuh. Shin bilang bahwa di Indonesia ia melihat ada potensi yang bisa dikembangkan.

"Kalau liat [tawaran] uang, [saya lebih] tertarik ke China. Tapi, saya memilih untuk masa depan, saya lihat di Indonesia semua itu ada. Di Indonesia itu Timnas, tapi China itu klub. Uang lebih tinggi di China. Tetapi, manusia itu harus punya impian dan masa depan," kata Shin Tae-yong, dikutip dari podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier.

Nama Shin meroket setelah membawa Korea Selatan menang 2-0 atas Jerman di laga pemungkas Grup F Piala Dunia 2018. Namun, kelar Piala Dunia 2018, Shin meletakkan jabatan pelatih Korea Selatan.

Setelah itu, Shin mendapatkan banyak tawaran dari beberapa negara. Dua negara terdepan yang sangat ingin mendapatkan jasa pelatih 51 tahun itu adalah Indonesia dan China.

Akhirnya, Shin memilih Indonesia sebagai pelabuhan karier selanjutnya. Padahal, jika Shin Tae-yong memilih klub China, ia mendapatkan uang tiga kali lipat lebih besar ketimbang yang diterima di Timnas Indonesia.

Per 29 Desember 2019, Shin akhirnya resmi menjabat sebagai juru latih Timnas Indonesia. Dalam tugas yang diembannya, ia melatih Timnas Senior hingga U-19.

Adapun, dalam pekerjaannya itu, seperti kata Shin, ia mengembangkan potensi para pemain Indonesia. Terbukti, perlahan namun pasti, upaya Shin dan para stafnya berhasil.

Paling baru, skuat Garuda meraih runner-up Piala AFF 2020. Terbilang impresif lantaran Shin membawa para pemain muda di antara kontestan Piala AFF 2020.

Selanjutnya pekerjaan Shin di tahun ini cukup berat. Ada 4 agenda yang tengah menanti. Mulai dari Piala AFF U-23, Piala AFF U-19, SEA Games, dan Piala AFF Senior.

Kontributor: Kusuma Alan

Berita Terkait

Berita Terkini