Bolaindonesia

Elkan Baggott Blak-blakan Komunikasi Jadi Kelemahan Timnas Indonesia

Elkan Baggott mengungkap kesannya bersama Timnas Indonesia.

Husna Rahmayunita

Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia U-19. (Dok. PSSI)
Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia U-19. (Dok. PSSI)

Bolatimes.com - Pemain keturunan, Elkan Baggott blak-blakan soal kesannya membela Timnas Indonesia. Ia menyinggung kelemahan Skuad Garuda.

Elkan Baggott menegaskan pilihannya untuk membela Timnas Indonesia, meski memiliki peluang membela Inggris, asal sang ayah atau Thailand, tempat kelahirannya.

Faktor ibu, menjadi alasan utama Elkan Baggott memilih Timnas Indonesia di kancah internasional. Pemain Ipswich Town tersebut ingin membanggakan negara asal keluarga ibunya.

Elkan Baggott dinilai tampil ciamik saat membela Skuad Garuda. Performanya dielu-elukan usai berhasil menyumbangkan satu gol saat melawan Malaysia di Piala AFF 2020.

Selama memperkuat Skuad Garuda, pemuda berusia 19 tahun tersebut mendapat banyak cerita dan pengalaman.

Selama bergabung, ia mengaku mengalami kendala komunikasi lantaran tak semua penggawa Timnas Indonesia fasih berbahasa Inggris.

Caranya berkomunikasi, Elkan Baggott meminta bantuan kepada pemain yang bisa berbahasa Inggris seperti Ryuji Utomo.

Selebrasi Elkan Baggott usai menjebol gawang Malaysia di Piala AFF 2020. (Dok. PSSI)
Selebrasi Elkan Baggott usai menjebol gawang Malaysia di Piala AFF 2020. (Dok. PSSI)

Ia berusaha belajar bahasa Indonesia untuk menunjang interaksinya dengan pemain lain lantaran hanya mengerti beberapa kata.

"Sejak di sini, saya terus berusaha berbicara bahasa Indonesia sebanyak yang saya bisa biar lancar," ujarnya seperti dikutip dari kanal YouTube PSSI, Senin (10/1/2022).

Senada dengan hal itu, saat disinggung kelemahan Timnas Indonesia, Elkan Baggot gamblang menyebut komunikasi menjadi menjadi masalah utama.

"Sejauh ini, masalahnya di komunikasi karena ada beberapa bahasa yang digunakan di dalam tim," ungkapnya.

Namun, ia percaya masalah tersebut mampu diatasi dengan baik oleh para penggawa Timnas Indonesia.

"Ketika kita bisa menyiasati bersama, saya yakin kelemahan itu tidak ada lagi," pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini