Bolaindonesia

4 Pemain Papua yang Berkarier di Liga Thailand, Terbaru Samuel Balinsa

Dalam sejarah, ada empat pemain yang pernah atau masih berkarier di Liga Thailand. Termasuk nama terbaru adalah Samuel Balinsa

Irwan Febri Rialdi

Samuel Balinsa dikabarkan direkrut Lampang FC. (Twitter/@SuporterFC)
Samuel Balinsa dikabarkan direkrut Lampang FC. (Twitter/@SuporterFC)

Bolatimes.com - Samuel Balinsa, gelandang tim PON Papua, kini menjadi pemain asal Papua terbaru yang berkesempatan untuk membuktikan bakatnya di Liga Thailand.

Dari kabar yang beredar, Samuel Balinsa telah mendapatkan kontrak resmi dari klub kasta kedua Liga Thailand, Lampang FC, dengan durasi enam bulan.

Pemain berusia 22 tahun itu juga sempat mengunggah sebuah foto di akun Instagramnya ketika me-repost postingan pemain asal Papua lainnya, Yanto Basna.

Melalui unggahan tersebut, Yanto Basna yang kini juga berkarier di Liga Thailand mengunggah foto yang terindikasi terkait dengan kepindahan Samuel Balinsa ke Lapang FC.

Meskipun demikian, sampai saat ini belum ada kabar resmi dari Lampang FC soal perekrutan mantan pemain skuad juara PON Papua itu.

Jika benar Balinsa bergabung dengan Lampang FC, maka ia akan meneruskan jejak seniornya asal Papua yang sudah terlebih dahulu meniti karier di Thailand.

Beberapa pemain asal Papua memang sering dilirik oleh klub-klub Liga Thailand. Sayangnya, ada nama yang gagal bermain di Thailand karena terkendala masalah.

Berikut Bolatimes.com menyajikan deretan pemain asal Papua yang berkarier di Liga Thailand.

1. Yanto Basna

Yanto Basna resmi gabung Prachuap FC. (Facebook/PT Prachuap FC).
Yanto Basna resmi gabung Prachuap FC. (Facebook/PT Prachuap FC).

Yanto Basna menjadi pesepak bola asal Papua yang kariernya di Liga Thailand terhitung awet sampai saat ini.

Bek berusia 26 tahun itu sudah mengawali kiprahnya di kompetisi Negeri Gajah Putih sejak tahun 2018 yang lalu saat bergabung dengan Khon Kaen FC.

Ketika itu, dia direkrut dari Sriwijaya FC. Setelah bermain nyaris satu tahun bersama Khon Kaen FC, Yanto Basna kemudian diangkut klub Liga Thailand lainnya, Sukhothai FC.

Pada awal tahun 2020, ia kembali melanjutkan kariernya bersama klub Thailand. Kali ini pelabuhan barunya ialah PT Prachuap FC. 

Namun sampai saat ini belum ada kabar terbaru mengenai kontrak Yanto Basna meski masa baktinya sudah habis per 1 Januari 2022 yang lalu.

2. Todd Rivaldo Ferre

Gelandang Persipura Jayapura, Todd Rivaldo. (Dok. LIB).
Gelandang Persipura Jayapura, Todd Rivaldo. (Dok. LIB).

Gelandang serang berbakat asal Jayapura, Todd Rivaldo Ferre, juga sempat mencicipi kompetisi Liga Thailand saat direkrut oleh Lampang FC.

Saat itu, Todd Ferre menjalani masa peminjaman dari Persipura Jayapura karena kompetisi Liga 1 terhenti akibat pandemi Covid-19.

Selama empat bulan bermain bersama Lampang FC, sebetulnya kiprah Todd Ferre cukup menjanjikan. Sebab dia sempat mencetak gol indah untuk tim kasta kedua Liga Thailand tersebut.

Sayangnya, kini pemain berbakat berusia 22 tahun itu menghadapi masalah besar karena dihukum larangan bermain 12 bulan oleh Komdis PSSI.

Todd Ferre dinilai bersalah karena melakukan protes keras dan berlebihan kepada wasit. Dia sempat marah dan memukul wasit disertai kata-kata kasar.

3. Titus Bonai

Titus Bonai bersama Chanathip Songkrasin. (Twitter/TeroFootball)
Titus Bonai bersama Chanathip Songkrasin. (Twitter/TeroFootball)

Titus Bonai sebetulnya berpeluang menjadi pemain asal Papua pertama yang merumput di kompetisi sepak bola Thailand pada tahun 2012.

Saat itu, Titus Bonai yang tampil impresif bersama Persipura Jayapura mendapatkan tawaran untuk bermain bersama BEC Tero Sasana.

Sayangnya, BEC Tero Sasana memutuskan untuk membatalkan transfer tersebut karena Tibo, sapaan akrab Titus Bonai, tak kunjung kembali ke Thailand.

Padahal, ketika itu bursa transfer di kompetisi Negeri Gajah Putih, sudah hampir memasuki masa-masa akhir.

Manajer umum BEC Tero, Robert Maurer, menyebut bahwa pihaknya membatalkan kontrak Tibo karena si pemain tak kunjung kembali setelah sempat pulang ke Indonesia.

Saat itu, Tibo harus pulang untuk mengurusi International Transfer Certificate (ITC) yang menjadi syarat utama perpindahan pemain anternegara.

Kontributor: Muh Adif Setyawan

Berita Terkait

Berita Terkini