Bolaindonesia

Kagum, Pejabat AFF dan FA Singapura Angkat Topi untuk Timnas Indonesia

Timnas Indonesia diprediksi akan berprestasi pada 2-4 tahun ke depan

Irwan Febri Rialdi

Selebrasi Pratama Arhan usai mencetak gol ke gawang Malaysia di Piala AFF 2020. (Dok. PSSI)
Selebrasi Pratama Arhan usai mencetak gol ke gawang Malaysia di Piala AFF 2020. (Dok. PSSI)

Bolatimes.com - PSSI merasa puas dengan perfoma Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Meski hanya menjadi runner-up, skuat Garuda yang diisi banyak pemain muda sudah memberikan yang terbaik.

"Kami melihat ini positif. Para pemain timnas banyak yang baru berumur di bawah 23 tahun. PSSI memang menyiapkan timnas untuk masa depan dan inilah hasilnya," ujar Sekjen PSSI Yunus Nusi dalam rilis resmi yang diterima Suara.com, Senin (3/1/2022).

Menurut Yunus, Timnas Indonesia sudah menunjukkan semangat dan kerja keras yang patut diapresiasi.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi. [Antara Foto / Arumanto]
Sekjen PSSI, Yunus Nusi. [Antara Foto / Arumanto]

Bahkan dia mengklaim, bukan cuma PSSI yang memuji permainan skuad Garuda. Beberapa pejabat AFF dan Federasi Sepakbola Singapura juga angkat topi buat Timnas Senior Indonesia.

"Saya berada di Singapura dan mendengar sendiri mereka mengatakan senang dengan performa anak-anak di timnas. Mereka hapal pula dengan umur pemain kita, seperti Witan Sulaeman umurnya berapa. Mereka menganggap timnas kita ini dream team, dan bisa berprestasi terbaik dalam 2-4 tahun ke depan," kata Yunus.

Meski demikian, PSSI menyadari ada aspek yang perlu ditingkatkan yaitu mental. Hal itu terlihat pada laga leg pertama final Piala AFF 2020, di mana Indonesia kalah telak 0-4 dari Thailand.

Namun, Yunus menganggap persoalan tersebut dapat terselesaikan seiring makin banyaknya pengalaman yang dilalui Pratama Arhan dan kawan-kawan.

Performa apik timnas di Piala AFF 2020 disebut Yunus juga tak lepas dari pembinaan PSSI yang menjaga para pemain sejak tahun 2020.

Awalnya memang nama-nama seperti Elkan Bagott, Pratama Arhan, Rizky Ridho dan Witan Sulaeman disiapkan untuk Piala Dunia U-20 tahun 2021 di Indonesia.

Akan tetapi, seiring penundaan turnamen itu sampai tahun 2023, maka pemain-pemain yang sempat dikirimkan ke Kroasia dan Spanyol untuk training camp dialihkan untuk memperkuat timnas U-23 dan senior.

"Jadi pencapaian di Piala AFF 2020 tidak ujug-ujug. Ini semua sesuai skenario, road map yang diberikan melalui dirtek (Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri-red). Jadi kami optimistis timnas ini bisa berprestasi bagus di turnamen seperti Piala AFF U-23, SEA Games dan Piala AFF senior nantinya," celoteh Yunus.

Timnas Indonesia, yang saat ini memiliki rataan usia pemain 23,8 tahun, memastikan diri jadi runner-up Piala AFF 2020 setelah mengimbangi Thailand dengan skor 2-2 pada leg kedua final di National Stadium Singapura, Sabtu (1/1/2022) lalu.

Hasil tersebut membuat Indonesia, yang pada leg pertama takluk 0-4, kalah agregat 2-6 dari Thailand yang keluar sebagai juara turnamen.

(Suara.com/Rully Fauzi)

Berita Terkait

Berita Terkini