Bolaindonesia

Timnas Indonesia Wajib Karantina, Kok Ketum PSSI Bisa Nyambut?

Ketum PSSI kembali menjadi sorotan netizen

Irwan Febri Rialdi | Adie Prasetyo Nugraha

Komjen Pol M. Iriawan saat ditemui di acara diskusi 'Ngobrol Bareng Bang Iwan Bule' bersama voter PSSI di kawasan Jakarta. (Suara.com/Adie Prasetyo)
Komjen Pol M. Iriawan saat ditemui di acara diskusi 'Ngobrol Bareng Bang Iwan Bule' bersama voter PSSI di kawasan Jakarta. (Suara.com/Adie Prasetyo)

Bolatimes.com - Publik sepak bola kembali dibuat terheran-heran oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Teranyar, mantan Kapolda Metro Jaya itu memutuskan untuk menyambut kepulangan timnas Indonesia dari ajang Piala AFF 2020 di Singapura.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, kembali mendapat sorotan netizen. Pasalnya, dia langsung menemui skuat Garuda yang baru tiba di Tanah Air. Padahal, Evan Dimas cs harusnya karantina dulu karena baru pulang dari Piala AFF 2020 Singapura.

Timnas Indonesia tiba di Tanah Air dan langsung digiring ke Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, pada Minggu (2/1/2022). Di sana, mereka langsung disambut Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Sambutan yang dilakukan Ketua Umum PSSI, Iwan Bule --sapaan akrabnya-- menimbulkan pertanyaan lantaran timnas Indonesia seharusnya menjalani karantina sebelum melakukan kontak dengan orang di luar rombongan.

Iwan Bule sendiri diketahui tak masuk dalam rombongan timnas Indonesia. Dia tak ada di Singapura selama Skuad Garuda berjuang di Piala AFF 2020.

Lantas, saat timnas Indonesia menginjakan kaki di Tanah Air, lelaki 59 tahun itu secara mengejutkan "berani" menyambut Pratama Arhan dan kawan-kawan.

Untuk diketahui, Singapura menjadi salah satu negara yang sudah mendeteksi varian baru virus Corona Omicron. Melansir Channel News Asia (CNA), Singapura mencatatkan 155 kasus Omicron tambahan pada Minggu (2/1/2022).

Merujuk surat keputusan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 nomor 1 Tahun 2022, timnas Indonesia termasuk dalam golongan "Warga Negara lndonesia Pelaku Perjalanan Luar Negeri" sehingga wajib melakukan karantina sesampainya di Tanah Air.

Merujuk surat edaran tersebut, warga Indonesia yang datang dari luar negeri wajib melakukan karantina 14x24 jam jika bertolak dari negara/wilayah yang masuk tiga kriteria yakni; mengonfirmasi transmisi komunitas varian Omicron, Secara geografis berdekatan dengan negara transmisi komunitas kasus varian Omicron, dan memiliki jumlah konfrimasi Omicron lebih dari 10.000 kasus.

Di sisi lain, warga Indonesia bisa saja hanya menjalani karantina 10x24 jam jika berasal dari negara/wilayah yang tidak termasuk dalam tiga kriteria di atas.

Terlepas dari seberapa lama periode karantina, skuad timnas Indonesia jelas wajib mematuhi aturan dengan tidak melakukan kontak dengan orang di luar rombongan selama menjalani isolasi.

Hal itu membuat keputusan Iwan Bule menyambut langsung Ezra Walian dan kawan-kawan di Hotel Sultan menimbulkan begitu banyak pertanyaan dan polemik.

Media sosial kini sudah gaduh perihal tersebut. Banyak yang menganggap PSSI tidak bijak karena "memaksa" tetap membuat acara sambutan di tengah melonjaknya kasus Covid-19 diberbagai negara.

Suara.com coba menghubungi Sekjen PSSI, Yunus Nusi terkait keputusan mereka menggelar sambutan saat Skuad Garuda tiba di Tanah Air. Namun hingga berita ini tayang, yang bersangkutan belum memberikan jawaban.

(Suara.com/Arief Apriadi)

Berita Terkait

Berita Terkini