Merasa Terhina, Wasit-wasit Liga 1 akan Somasi Mata Najwa

Wasit-wasit Liga 1 merasa terhina dengan Mr Y yang jadi narasumber di Mata Najwa

Irwan Febri Rialdi | BolaTimes.com
Rabu, 24 November 2021 | 12:20 WIB
Mata Najwa, PSSI Bisa Apa Jilid 6: Lagi-Lagi Begini. (YouTube/MataNajwa)

Mata Najwa, PSSI Bisa Apa Jilid 6: Lagi-Lagi Begini. (YouTube/MataNajwa)

Bolatimes.com - Wasit-wasit Liga 1 dilaporkan akan melakukan somasi terhadap Mata Najwa yang menghadirkan sosok Mr Y sebagai narasumber yang mengaku telah mengatur jalannya beberapa pertandingan.

Akibat pernyataan tersebut, wasit-wasit Liga 1 merasa tercoreng oleh pengakuan Mr Y. Padahal, dari penelusuran tidak ada perangkat pertandingan di Liga 1 hadir atau dihubungi pihak Mata Najwa datang sebagai narasumber.

Apalagi, temuan terbaru PSSI menduga sosok Mr Y fiktif. Sebab, ada asisten wasit dari Liga 2 menceritakan kepada PSSI telah dihubungi Bambang Suryo untuk mengaku sebagai wasit di Liga 1 'bermain' di beberapa pertandingan dalam acara Mata Najwa.

Baca Juga: Jadwal Liga Champions Malam Ini: Manchester City vs PSG, Liverpool vs Porto

Namun, asisten wasit Liga 2 itu menolak permintaan tersebut sehingga muncul dugaan Bambang Suryo mencari sosok lain untuk hadir di Mata Najwa.

Belum lama ini, PSSI juga telah melakukan pertemuan dengan seluruh perangkat pertandingan BRI Liga 1. Kesempatan itu dimanfaatkan PSSI untuk mencari kebenaran sosok Mr Y.

Oleh karena itulah wasit-wasit ingin somasi Mata Najwa untuk mengungkap siapa sosok Mr Y. Sebab, di antara mereka semua tidak ada yang merasa dan mengaku hadir serta dihubungi sebagai narasumber.

Baca Juga: Kecewa Berat Dibantai Chelsea, Allegri Bongkar Kelemahan Juventus

"Wasit harus punya integritas dan kejujuran, kalau tidak saya pastikan kariernya akan mati. Di depan notaris dan di atas materai wasit akan melakukan somasi ke Mata Najwa karena tidak ada yang merasa dihubungi," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat memberikan keterangan pers, Selasa (23/11/2021).

"Siapa itu Mr Y? Serahkan saja. Bisa diarahkan langsung ke kepolisian. Bantu dong, jangan diumpetin. Katanya nggak percaya karena takut hilang, serahkan ke polisi saja. Wasit Liga 1 sakit lah hatinya, makanya kami kumpul dan menuntut mereka."

"Tidak pernah dari 84 ini (jumlah wasit dan asisten wasit) ke sana (Mata Najwa) atau dihubungi. Mereka terhina loh, tertuduh karena ini," katanya lagi.

Baca Juga: Sandy Walsh Ragu Bisa Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

Lebih lanjut, PSSI punya bukti bahwa Mr Y sebagai orang suruhan Bambang Suryo. PSSI juga heran mengapa Mata Najwa memakai Bambang Suryo sebagai narasumber, padahal bermasalah.

"Preman juga si BS (Bambang Suryo) ini. Ada di saya rekamannya dan tidak terlibat pengaturan skor. Apa motifnya dia ke Mata Najwa, kita tahu lah," ungkap Iriawan.

"Kok begini ya BS ke PSSI yang mau mengelola serius tapi malah dirusak. Jangan lah, Saya tidak datang karena sudah di-setting semuanya demi mengejar rating, dia untung tapi kami yang rugi. Saling menghargai harusnya," pungkasnya.

Baca Juga: Elkan Baggott Dipastikan Bela Timnas di Piala AFF 2020, Egy Masih Abu-abu

Sekedar informasi, Bambang Suryo telah dilaporkan oleh Asprov PSSI Jatim ke Polda Jatim atas kasus dugaan suap di Liga 3 2021 zona Jawa Timur.

Bambang Suryo juga dalam status terhukum oleh PSSI tak bisa beraktivitas dalam sepakbola seumur hidup karena pengaturan skor pada 2018.

(Suara.com)

Berita Rekomendasi
Berita Terkait TERKINI

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga melawan Bali United

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan.

bolaindonesia | 22:05 WIB

Persib Bandung memulai perjalanan di BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Semen Padang

bolaindonesia | 22:00 WIB

Polemik rumput JIS kembali mencuri perhatian penggemar sepak bola Indonesia, mempertanyakan mengapa stadion megah berbiaya Rp2 triliun ini terus bermasalah.

bolaindonesia | 12:18 WIB

Persita Tangerang memulai BRI Super League 2025/26 dengan kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta di Jakarta International Stadium

bolaindonesia | 12:09 WIB

Persija Jakarta memulai petualangan di BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Persita

bolaindonesia | 10:08 WIB

Persija Jakarta mengawali BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan gemilang 4-0 atas Persita Tangerang

bolaindonesia | 01:21 WIB

Kodai Tanaka, striker asal Jepang, menjadi bintang kemenangan Laskar Sambernyawa dengan gol krusialnya, menandai debut impresif di sepak bola Indonesia.

bolaindonesia | 01:13 WIB

Saya yakin kami bisa menang, tapi banyak peluang gagal jadi gol, ujar pelatih asal Belanda itu.

bolaindonesia | 01:08 WIB

Persib Bandung memulai langkah mereka di BRI Super League 2025/26 dengan hasil gemilang.

bolaindonesia | 00:57 WIB

Bali United FC akan membuka langkah di kompetisi BRI Super League 2025/26 dengan tantangan besar.

bolaindonesia | 00:53 WIB

Bek anyar Persija Jakarta, Jordi Amat, tak bisa menyembunyikan rasa antusiasnya jelang debut resmi bersama Macan Kemayoran

bolaindonesia | 00:49 WIB

Persijap Jepara berhasil membawa pulang satu poin berharga dari kandang PSM Makassar setelah bermain imbang 1-1

bolaindonesia | 00:43 WIB

Pekan perdana BRI Super League 2025/26 langsung menyajikan partai panas antara Persija Jakarta melawan Persita Tangerang di Jakarta International Stadium (JIS)

bolaindonesia | 00:36 WIB

Justin Hubner mengungkapkan bahwa ia sempat mendapat tawaran menggiurkan dari klub Super League Indonesi

bolaindonesia | 02:27 WIB

Manajemen Persik Kediri resmi mengumumkan skema harga tiket pertandingan kandang untuk kompetisi Super League 2025/2026,

bolaindonesia | 22:56 WIB

Timnas Putri U-17 Indonesia dipastikan tergabung dalam Grup C bersama Myanmar, Mongolia, dan Makau

bolaindonesia | 22:19 WIB

Duel ini tak hanya menjadi penanda dimulainya kompetisi, tetapi juga pertarungan awal dua calon kuat juara musim ini.

bolaindonesia | 22:13 WIB
Tampilkan lebih banyak