Bolaindonesia

Media Vietnam Soroti 2 Kelemahan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2020

Dua kelemahan Timnas Indonesia disorot media Vietnam.

Arif Budi Setyanto

Starting XI Timnas Indonesia saat menghadapi Taiwan. (Dok. PSSI)
Starting XI Timnas Indonesia saat menghadapi Taiwan. (Dok. PSSI)

Bolatimes.com - Media Vietnam turut menyoroti dua kelemahan Timnas Indonesia yang disebutkan oleh Shin Tae-yong jelang Piala AFF 2020. Mereka menyebut skuat Garuda masih sering melakukan kesalahan pribadi dan penyelesaian akhir yang kurang tajam.

Melansir dari Thethao247, Selasa (23/11/2021), media Vietnam tersebut menyoroti kekalahan Timnas Indonesia dari Afghanistan yang berakhir dengan skor 0-1.

"Sejak 12 November, tim Indonesia mulai pemusatan pelatihan di Turki. Mereka kalah dari Afghanistan dengan skor 0-1 di laga persahabatan. Pelatih Shin Tae-yong berbagi kelemahan yang harus segera diatasi," tulis laporan tersebut.

Selain itu, penyelesaian akhir tim Merah Putih disorot. Sebab ketika menghadapi Afghanistan, Evan Dimas dkk mencatatkan enam tembakan tepat sasaran.

Pertandingan leg kedua Timnas Taiwan vs Timnas Indonesia pada babak play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 di Chang Arena, Buriram, Thailand, Senin (11/10/2021) malam WIB. (Dok. PSSI)
Pertandingan leg kedua Timnas Taiwan vs Timnas Indonesia pada babak play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 di Chang Arena, Buriram, Thailand, Senin (11/10/2021) malam WIB. (Dok. PSSI)

Akan tetapi, dari peluang yang ada Timnas Indonesia tidak bisa mencetak gol ke gawang lawan. Oleh sebab itu, masalah penyelesaian akhir itu akan menjadi fokus juru taktik asal Korea Selatan.

"Timnas Indonesia punya peluang enam tembakan, tapi tidak menghasilkan gol. Karena itu, ahli strategi berusia 52 tahun itu mengingat kemampun ofensif anak asuhnya," imbuh laporan tersebut.

Sementara itu, Timnas Indonesia akan melakukan dua laga uji coba lagi melawan Myanmar dan Antalyaspor.

Setelah itu, skuat Garuda akan terbang ke Singapura melakoni Piala AFF. Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Kamboja, Laos, Malaysia, dan Vietnam.

Berita Terkait

Berita Terkini