Bolaindonesia

Profil Hanis Saghara Putra: Kembalinya Si Anak Hilang

Hanis Saghara sempat tenggelam karena cedera. Namun, dia membuktikan kemampuannya dengan mencetak dua gol selama uji coba Timnas Indonesia di Tajikistan

Irwan Febri Rialdi

Pemain Timnas Indonesia U-19 Hanis Saghara Putra (kanan) berebut bola dengan pemain Jepang U-19 Daiki Hashioka (kiri) dalam babak perempat final Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (28/10/2018). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Pemain Timnas Indonesia U-19 Hanis Saghara Putra (kanan) berebut bola dengan pemain Jepang U-19 Daiki Hashioka (kiri) dalam babak perempat final Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (28/10/2018). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Bolatimes.com - Hanis Saghara Putra naik daun. Dalam sepekan belakangan, dirinya memantik perhatian usai mencetak 2 gol bersama Timnas Indonesia U-23.

Hanis mencetak gol saat Garuda Muda tengah beruji tanding dengan Tajikistan dan Nepal. Adapun, kegiatan ini sebagai persiapan Timnas U-23 menyongsong Kualifikasi Piala Asia U-23.

Profil Hanis Saghara Putra

Hanis lahir di Sugihwaras, Bojonegoro, pada 8 September 1999. Dirinya memulai karier sepak bola mudanya bersama Persibo Bojonegoro.

Dari tim muda itu, bakatnya terendus oleh Indra Sjafri. Nama yang disebutkan belakangan ketika itu tengah mencari pemain untuk skuat Timnas U-19.

Ketika itu, Timnas U-19 dipatok 2 target oleh PSSI: Piala AFF dan Piala Asia. Dan nama Hanis kemudian masuk jajaran.

Sebelum dua ajang itu bergulir, Hanis sempat mentas di Turnamen Toulon di Prancis. Dirinya sempat diturunkan saat menghadapi Brasil U-20 dan Skotlandia U-20 dan mencetak gol perdananya di ajang itu.

Kebersamaan Hanis bersama Timnas U-19 berlanjut. Di Piala AFF dirinya 2 kali membawa Garuda Nusantara menempati urutan ketiga pada 2017 dan 2018. Sementara di Piala Asia U-19, Hanis ikut membawa Timnas U-19 ke perempat final sebelum dikalahkan Jepang.

Setelahnya, karier Hanis meredup. Tak ada pemanggilan Timnas U-19. Bahkan, saat usianya sudah menginjak 20 tahun, Hanis juga alpa dalam beberapa turnamen karena tak dipanggil.

Beberapa turnamen yang tak diikuti oleh Hanis adalah Piala AFF U-22 dan SEA Games. Padahal pelatih skuat Timnas dalam dua ajang itu adalah Indra Sjafri.

Nama Hanis sejatinya sudah mulai memudar selepas mentas di AFC U-19. Sebab, saat berbaju Bali United periode 2018-2021, Hanis jarang mendapat meni bermain Tercarar, dirinya hanya mentas sebanyak 9 kali dengan mencetak 2 gol.

Hanis sempat dipinjamkan ke PSMS Medan saat musim kompetisi 2020. Sial buat Hanis, kompetisi terhenti karena pandemi corona dan dia kembali ke Bali United.

Memasuki musim 2021, Hanis membikin sebuah keputusan besar. Dirinya pindah ke Persikabo lantaran kontraknya sudah habis bersama Bali United.

Keputusan Hanis tak salah. Sebab, bersama Laskar Padjadjaran, dirinya mendapat kepercayaan dari pelatih Igor Kriushenko dengan sudah bermain 3 laga dan mencetak 1 gol.

Atas penampilan apiknya, Hanis kemudian mendapat panggilan kembali ke Timnas Indonesia. Terkini, Hanis jadi pemain yang sudah memborong 2 gol buat Timnas U-23.

Kembalinya Hanis bisa saja membikin Shin pusing. Sebab, stok lini depan Timnas U-23 mulai sesak. Selain Hanis, ada Bagus Kahfi, M. Taufik, dan Rabbani Taslim.

Kontributor: Kusuma Alan

Berita Terkait

Berita Terkini