Bolaindonesia

Danny Guthrie, Eks Pemain Newcastle yang Pernah Berkarier di Liga Indonesia

Selama di Liga Indonesia, Danny Guthrie tampil sebanyak 30 pertandingan dengan catatan dua gol dan dua assist

Irwan Febri Rialdi

Danny Guthrie ketika masih berseragam Newcastle United. (AFP/Paul Ellis)
Danny Guthrie ketika masih berseragam Newcastle United. (AFP/Paul Ellis)

Bolatimes.com - Newcastle United tengah menjadi buah bibir. Itu tidak lepas dari klub tersebut yang kini menjadi tim super kaya raya baru usai dibeli oleh konsorsium asal Arab Saudi yang dimiliki Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman, Public Investment Fund (PIF).

Melansir Independent, PIF dilaporkan memiliki aset senilai sekitar 320 miliar poundsterling atau Rp6.182.734.880.000.000 (Enam kuadriliun seratus delapan puluh dua triliun tujuh ratus tiga puluh empat miliar delapan ratus delapan pulih juta rupiah)!

Aset milik PIF itu bahkan lebih besar daripada Qatar Investment Authority, perusahaan yang pemilik klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) yang punya aset bernilai sekitar 220 miliar pound.

Berbicara mengenai Newcastle United, ada juga lho pemain eks klub tersebut yang merumput di Liga Indonesia. Dia adalah Danny Guthrie yang diboyong Mitra Kukar pada 2018 silam untuk mengisi status marquee player.

Selama membela Mitra Kukar, mantan pemain Liverpool tersebut tampil sebanyak 30 pertandingan dengan sumbangan dua gol dan dua assist.

Profil Danny Guthrie

Danny Guthrie merupakan salah satu pemain yang sempat menghabiskan banyak waktu di kompetisi sepak bola Inggris.

Pada awalnya, Guthrie sempat menimba ilmu bersama tim junior Manchester United pada 2000 hingga 2002. 

Gelandang kelahiran 18 April 1987 itu kemudian berpindah untuk bermain bersama tim muda Liverpool selama 2002 hingga 2005.

Pada tahun 2005, pemain kelahiran Shrewsbury, Inggris, ini akhirnya mendapat kesempatan promosi ke tim utama Liverpool.

Sayangnya, Guthrie gagal bersaing untuk mendapatkan menit bermain. Ia lantas berulang kali menjalani masa peminjaman, baik itu bersama Southampton maupun Bolton Wanderers.

Setelah kontraknya bersama The Reds berakhir, Guthrie memutuskan untuk bergabung dengan Newcastle United.

Saat itu, penampilan impresif Guthrie bersama Bolton Wanderes membuat pelatih anyar Newcastle, Kevin Keegan, tertarik untuk menggunakan jasanya.

Kabarnya, Newcastle saat itu harus mengeluarkan biaya transfer sebesar 2,5 juta pounds untuk mendatangkan Guthrie dari Bolton.

Guthrie sempat mencatatkan penampilan reguler bersama Newcastle saat masih berkompetisi di divisi Championship.
Namun, ketika Newcastle sukses promosi ke kasta utama, atau Liga Primer Inggris, Guthrie kembali tersisih dari skuad utama.

Meskipun demikian, Newcastle juga menjadi klub terlama yang diperkuat Guthrie. Setidaknya, ia telah mencatatkan penampilan sebanyak 104 kali bersama The Magpies.

Pemain yang sempat mencatatkan menit bermain bersama timnas Inggris U-16 ini akhirnya mengakhiri kebersamaan dengan Newcastle pada 2015.

Setelah itu, dia mulai berpindah-pindah klub untuk bermain bersama Reading, Fulham (pinjaman), hingga Blackburn Rovers.

Kemudian pada tahun 2018, pemain yang kini telah berusia 34 tahun itu diresmikan oleh klub kontestan Liga 1, yaitu Mitra Kukar.

Klub berjulukan Naga Mekes ini mengumumkan perekrutan Guthrie pada 4 Januari 2018. Dia direkrut untuk membantu Mitra Kukar bersaing di Liga 1 2018.

Namun demikian, ia tak mencatatkan karier yang panjang bersama klub asal Kalimantan itu. Sebab, pada akhir musim, Guthrie dilepas oleh pihak manajemen.

Saat itu, Guthrie tercatat sebagai pemain Fram Reyjavic, sebuah klub yang berkompetisi di kasta kedua Liga Islandia.

Berita Terkait

Berita Terkini