Bolaindonesia

Gus Miftah: PSS Harus Bertahan di Sleman Apapun Keadaannya

Gus Miftah minta suporter bersabar.

Husna Rahmayunita

PSS Sleman. (Suara.com/Irwan Febri Rialdi).
PSS Sleman. (Suara.com/Irwan Febri Rialdi).

Bolatimes.com - Pendakwah kondang sekaligus Komisaris PT PSS Gus Miftah angkat bicara terkait konflik antara suporter dan manajemen PSS Sleman.

Termasuk soal wacana pindah homebase yang sempat menjadi buah bibir seusai suporter PSS Sleman menuntut Dejan Antonic mundur.

Gus Miftah secara gamblang menolak jika PSS Sleman pindah homebase. Apalagi pindah keluar Bumi Sembada.

"Saya juga kemarin disambati bagaimana kemudian wacana pindah homebase, kalau itu jelas saya tolak. Karena tentunya tidak sesuai dengan historinya Sleman," terang Gus Miftah aat dihubungi awak media, Selasa (5/10/2021).

Menurut Gus Miftah, kompetisi Liga 1 2021-2022 yang dijalani PSS masih panjang. Diperlukan kesabaran untuk bisa memberikan kesempatan yang ada agar kembali bangkit.

Namun yang dapat dipastikan adalah PSS tidak akan memindah homebasenya di luar Sleman. Disampaikan Gus Miftah, wacana itu terlontar hanya dari kemarahan sesaat satu orang saja.

"Saya pikir yang poinnya adalah PSS harus bertahan di Sleman apapun keadaannya," tuturnya.

Gus Miftah menilai aspirasi yang disampaikan oleh suporter PSS Sleman wajar. Namun, ia meminta bersabar.

"Saya memahami usulan ataupun bentuk kreativitas para suporter bahwa memang kita mengakui tim ini juga belum seperti yang kita harapkan. Artinya usulan-usulan dari suporter ya sah-sah saja," kata Gus Miftah.

Pria yang memiliki nama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman itu meminta kesabaran para suporter tim berjuluk Super Elang Jawa itu. Ia menilai kondisi saat ini adalah bagian dari proses yang perlu dilalui.

"Tapi juga kemudian manajemen kita kasih waktu untuk berproses. Toh yang mengalami keadaan seperti kita itu tidak hanya PSS tapi juga banyak klub di Indonesia," ujarnya.

Gus Miftah yang saat ini juga menjabat sebagai penasihat di klub PSG Pati FC tersebut mengakui bahwa kondisinya tidak jauh berbeda dengan PSS sekarang. Hal yang terpenting yakni tetap diperlukan upaya yang besar untuk bangkit memperbaiki tim.

"Namanya kompetisi kalah menang biasa. Cuma memang harus ada iktikad untuk mengubah tim ini menjadi lebih baik," ucapnya.

Terakhir, Gus Miftah hanya meminta para suporter PSS untuk bisa bersama-sama terus mendukung tim kebanggaan masyarakat Sleman itu. Ia merangkul semua golongan suporter agar bisa terus menyatukan satu suara dukungan.

"Jadi saya pesen untuk temen-temen Sleman Fans, BCS ataupun Slemania yuk kita sama-sama suport tim ini dan yang jelas tim ini tidak akan meninggalkan Sleman," tandasnya.

(SuaraJogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana)

Berita Terkait

Berita Terkini