Bolaindonesia

Kisah Gol Bunuh Diri Mursyid Effendi di Piala AFF yang Berujung Sanksi FIFA

Mursyid Effendi cetak gol bunuh diri saat Indonesia melawan Thailand.

Rauhanda Riyantama

Timnas Indonesia (sumber: antaranews)
Timnas Indonesia (sumber: antaranews)

Bolatimes.com - Banyak kisah terjadi sepanjang kesertaan Indonesia di Piala AFF. Salah satu kisah yang menarik diulas adalah mengenai gol bunuh diri Mursyid Effendi.

Nama Mursyid Effendi menjadi salah satu nama yang mencoreng wajah sepak bola Indonesia saat bertanding mengenakan seragam Merah Putih di pentas internasional.

Pria asal Surabaya ini melakukan gol bunuh diri saat Indonesia berhadapan dengan Thailand di Piala Tiger 1998 (cikal bakal Piala AFF).

Saat itu tanggal 31 Agustus 1998, Indonesia berjumpa Thailand di laga pamungkas grup A. Kendati saat itu kedua negara yang telah meraih tiket ke ke semifinal, namun laga ini tetap penting untuk menentukan siapa yang akan menjadi juara dan runner-up grup A.

Baik Indonesia dan Thailand kala itu ingin menghindari tuan rumah Vietnam yang terlebih dahulu lolos ke semifinal Piala Tiger 1998.

Singkat kata, baik Indonesia dan Thailand harus sama-sama kalah agar tak bertemu Vietnam. Situasi skuat Garuda saat itu lebih pelik, karena hasil seri melawan tim Gajah Putih tetap membuat Widodo Cahyono Putro dkk akan bertemu tuan rumah.

Saat pertandingan Indonesia melawan Thailand dimulai, kedua tim sejak awal laga telah memainkan sepak bola negatif. Tak ada gairah meraih kemenangan seperti biasanya.

Meski demikian, pertandingan tetap berjalan dengan adanya gol. Hingga menit ke-90, terdapat empat gol yang tercipta dengan kedudukan 2-2.

Hasil seri 2-2 itu membuat Indonesia dipastikan bertemu Vietnam di semifinal. Namun sesaat sebelum laga berakhir atau di masa Injury Time, sebuah kejadian tak terduga terjadi.

Mursyid Effendi dengan sengaja menendang bola ke gawang Kurnia Sandy. Gol bunuh diri pun tercipta dan mengubah kedudukan menjadi 2-3 untuk keunggulan Thailand.

Alhasil, Indonesia lolos dari fase grup sebagai Runner Up dan berjumpa Singapura di semifinal. Sialnya, di babak semifinal skuat Garuda justru takluk dari negeri Singa dengan skor 1-2.

Hukuman dari FIFA

Setelah kejadian memalukan tersebut, PSSI mencoba mencairkan suasana pasca gelaran Piala Tiger 1998 dan menjamin tak akan ada hal yang terjadi untuk sepak bola Indonesia.

Namun FIFA tak tinggal diam dan menyelidiki insiden tersebut. Setelah diselidiki, induk sepak bola dunia memberikan denda kepada PSSI sebesar 40 ribu dolar.

Hukuman terberat justru diterima Mursyid Effendi. FIFA memberikan hukuman untuknya larangan beraktivitas di sepak bola internasional seumur hidupnya.

Imbas hukuman ini pun memberi efek kepada karier Effendi. Lambat laun kariernya menurun hingga akhirnya ia pensiun pada 2008.

Pasca pensiun pun Effendi tak mengikuti jejak rekan-rekannya yang memilih berkecimpung di dunia kepelatihan. Ia memilih membangun usahanya di daerah tempat tinggalnya, Surabaya.

Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya

Berita Terkait

Berita Terkini