Bolaindonesia

Pekan Pertama Liga 1 Diwarnai Keputusan Kontroversial Wasit, PSSI Bertindak

Pekan pertama Liga 1 2021 menyajikan keputusan wasit yang kontroversial.

Rauhanda Riyantama

Jalannya pertandingan Bali United vs Persik Kediri di laga pembuka Liga 1 2021 yang digelar di SUGBK, Jumat (27/8/2021). [LIB]
Jalannya pertandingan Bali United vs Persik Kediri di laga pembuka Liga 1 2021 yang digelar di SUGBK, Jumat (27/8/2021). [LIB]

Bolatimes.com - Pekan pertama Liga 1 2021 diwarnai dengan sejumlah keputusan berbau kontroversial oleh wasit. Terkait hal tersebut, PSSI akan melakukan tindakan.

Hal ini seperti disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Mantan Kapolda Metro Jaya itu akan mengumumkannya setelah hasilnya didapatkan.

Salah satu keputusan kontroversial wasit terjadi pada pertandingan pertama Liga 1 2021/2022 antara Bali United vs Persik Kediri di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/8/2021).

Dalam laga itu, Persik mendapatkan hadiah tendangan penalti yang gagal dimaksimalkan dengan baik oleh Youssef Ezzejjari. Melihat dari rekaman ulang, seharusnya tendangan penalti itu tidak sah.

Hal ini dikarenakan bek Bali United, Willian Pacheco, sudah masuk ke dalam kotak penalti sebelum Youssef Ezzejjari menendang bola. Lalu, kiper Wawan Hendrawan terpantau tidak menginjak garis sebelum bola ditendang oleh Youssef Ezzejari.

Keputusan wasit yang juga jadi pertanyaan terjadi pada laga Persipura Jayapura melawan Persita Tangerang di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/8/2021). Wasit Fariq Hitaba menganulir gol Persita yang dilesatkan Ahmad Nur Hardianto karena dianggap offside.

Dari tayangan ulang, posisi eks pemain Bhayangkara FC itu terlihat tidak offside. Nur Hardianto memanfaatkan bola muntahan hasil tembakan rekannya Irsyad Maulana yang ditepis oleh kiper Persipura, Geri Mandagi.

Selanjutnya, sang pengadil lapangan juga menganulir gol yang dilesatkan striker Persipura, Yevhen Bokhasvili. Terlihat Yevhen Bokhasvili mencoba mendekati kiper Persita Tangerang, Tri Hamdani, saat ingin melakukan tendangan.

Tri Hamdani yang merasa terganggu pun gagal menendang bola dan langsung dilanjutkan oleh Yevhen Bokhasvili untuk mencetak gol ke gawang Persita Tangerang.

Gol tersebut tidak sah menurut keputusan Fariq Hitaba karena adanya gangguan dari Yevhen. Keputusan kontroversi kembali lagi terjadi di laga Bhayangkara FC kontra Persiraja Banda Aceh di Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Minggu (29/8/2021).

Tendangan penalti yang dilesatkan pemain Bhayangkara FC, Ezechiel Ndouassel, seharusnya diulang setelah melihat tayangan ulang. Terpantau salah satu pemain Persiraja Banda Aceh sudah masuk ke dalam kotak penalti sebelum Ezechiel Ndouassel menendang bola.

"Yang jelas saya sudah berdiskusi internal dan kami akan melakukan investigasi sesuai dengan aturan yang ada," kata Iriawan dalam konferensi pers virtual, Minggu (29/8/2021) malam.

"Nanti hasilnya sesuai dengan aturan FIFA dan akan kami sampaikan. Kami mengacu ke aturan FIFA, AFC, dan AFF," jelasnya.

Belum diketahui, kapan investigasi mulai dilakukan. PSSI akan segera mengumumkannya jika sudah dilakukan.

"Tunggu saja investigasi akan dilakukan," pungkas lelaki yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.

(Suara.com/Adie Prasetyo)

Berita Terkait

Berita Terkini