Bolaindonesia

Sedang Dimodifikasi, Bus Rans Cilegon FC Dipuji Netizen Mirp Klub Eropa

Raffi Ahmad Pamerkan bus Rans Cilegon FC yang sedang dimodifikasi.

Arif Budi Setyanto

Chairman Rans Cilegon FC, Raffi Ahmad. (Suara.com)
Chairman Rans Cilegon FC, Raffi Ahmad. (Suara.com)

Bolatimes.com - Bos Rans Cilegon FC, Raffi Ahmad, membagikan bocoran terkait bus yang akan dipakai timnya. Bus yang disponsori Crazy Rich Malang, Gilang Widya itu sedang dimodifikasi.

Hal tersebut diketahui dari unggahan akun Instagram Raffi Ahmad pada Jumat (16/7/2021). Dalam potretnya itu, terlihat bus Rans Cilegon FC sedang digarap oleh para mekanik.

Terlihat juga logo J99. Sebab, bus Rans Cilegon FC ini memang disponsori oleh Crazy Rich Malang yang punya bisnis karoseri Juragan 99.

"Coming soon! Bus Rans Cilegon FC gak sabar. Kapan Launching mas @juragan_99?" tulis Raffi Ahmad di keterangan postingannya.

Bus Rans Cilegon FC. (Instagram/raffinagita1717)
Bus Rans Cilegon FC. (Instagram/raffinagita1717)

Sontak unggahan Raffi Ahmad langsung mencuri perhatian dari para netizen. Mereka memberikan dukungan kepada suami Nagita Slavina tersebut dan ada yang menyebut busnya sekelas Eropa.

"keren double decker bus mirip klub Eropa." komentar ivanprawoto.

"Gokil bis tingkat," tulis mhmdadtya.

"Wih double decker ya," seru shafwanaz5247.

Sementara itu, Rans Cilegon FC sendiri akan berkompetisi di Liga 2 Indonesia. Kompetisi Liga 2 Indonesia dijadwalkan mulai pada September 2021.

Kendati demikian, masih belum kepastian kompetisi sepak bola di Indonesia bakal digulirkan. Pasalnya, situasi pandemi masih belum membaik.

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) menyatakan siap menyesuaikan kembali jadwal Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2021-2022 andai pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM Darurat Jawa-Bali.

"Kami menghormati apapun keputusan pemerintah. Nantinya pasti PSSI dan LIB akan berkomunikasi dengan 'stakeholder' terkait, seperti BNPB, Polri untuk berdiskusi, meminta arahan dan menyusun jadwal baru," ujar Direktur Operasional LIB Sudjarno seperti dilansir Antara, Rabu (14/7/2021).

"Jadi sampai sekarang jadwalnya masih sesuai hasil rapat manajer pada Juli 2021, yaitu dimulai Agustus. Akan tetapi, kami belum mengetahui kebijakan pemerintah seperti apa perkembangannya. Tentu kami akan menyikapinya dengan federasi," tutur Sudjarno.

Berita Terkait

Berita Terkini