Bolaindonesia

Buka Suara Setelah Kasus Dugem, Serdy Ephy Fano Bagikan Pesan Mutiara

Serdy Ephy Fano bagikan kata-kata mutiara.

Irwan Febri Rialdi | Arif Budi Setyanto

Pemain Bhayangkara FC, Serdy Ephy Fano, dicoret dari Timnas Indonesia U-19. (Dok. Bhayangkara FC)
Pemain Bhayangkara FC, Serdy Ephy Fano, dicoret dari Timnas Indonesia U-19. (Dok. Bhayangkara FC)

Bolatimes.com - Eks Timnas Indonesia U-19, Serdy Ephy Fano buka suara melalui akun media sosial Instagram pribadinya usai terganjal oleh kasus dugem dan pencoretan dari skuat Garuda Muda.

Setelah terganjal kasus berkali-kali, Serdy Ephy Fano akhirnya muncul kembali di media sosial Instagram. Sebelumnya, Serdy telah mengunci akunnya saat dia terjerat masalah video dugem.

Kali ini dalam postingan terbarunya pada Jumat (11/12/2020), Serdy mencurahkan isi hatinya. Dia pun menuliskan kata mutiara dalam keterangan fotonya.

Serdy Ephy Fano sampaikan kata-kata mutiara. (Instagram/serdyephyfano09)
Serdy Ephy Fano sampaikan kata-kata mutiara. (Instagram/serdyephyfano09)

"Jika kau menunggu aku untuk menyerah, kau akan menunggu untuk selamanya," tulis Serdy disertai fotonya sedang beraksi di atas lapangan.

Kendati demikian, terlihat Serdy masih belum membuka fitur komentar di akun media sosial Instagramnya. Hal itu terlihat tidak ada netizen yang mengomentari unggahan tersebut.

Sebagaiman diketahui, Serdy Ephy Fano mengalami nasib pahit dalam beberapa waktu ke belakang. Awalnya, Serdy dicoret dari skuat Timnas Indonesia U-19 karena tindakan indisipliner.

Serdy diketahui melanggar jam malam karena baru pulang ke hotel pukul 03.00 dini hari WIB. Padahal saat itu dia mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-19.

Akibatnya, Serdy juga terlambat saat latihan di pagi hari, sehingga ulahnya itu tidak bisa ditolerir lagi. Serdy juga tidak sendirian, ada nama Mochamad Yudha Febrian yang juga dicoret bersamaan dengannya.

Tak lama dari pencoretan tersebut, Serdy lagi-lagi terganjal kasus yang cukup menghebohkan. Beredar video yang menunjukkan dirinya sedang dugem bersama Yudha dan ada sosok wanita juga.

Imbasnya klub Serdy, Bhayangkara Solo FC mengambil tindakan tegas untuk memecatnya. Manajer Bhayangkara Solo FC, I Nyoman Yogi Hermawan menjelaskan, pihak klub memilih melepas Serdy setelah dinilai melakukan tindakan indisipliner.

Pemain 18 tahun itu dinilai tidak bisa menjaga nama baik klub, setelah dua kali dicoret dari pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19. Serdy diharapkan bisa belajar dan menjadi lebih baik di kemudian hari.

Berita Terkait

Berita Terkini