Bolaindonesia

Andritany Ardhiyasa Lelang Jersey Timnas Indonesia, Yuk Ikutan!

Lelang dibuka dengan harga Rp 2 juta.

Irwan Febri Rialdi

Pemain timnas Indonesia U-23 Hansamu Yama (dua kiri), Andritany (dua kanan), Febri Hariyadi Menyantikan Lagu Kebangsaan Indonesia jelang pertandingan melawan Taiwan di Grup A Asian Games ke-18 di Stadion Patriot, Bekasi Minggu (12/8). (ANTARA/INASGOC/Ary Kristianto)
Pemain timnas Indonesia U-23 Hansamu Yama (dua kiri), Andritany (dua kanan), Febri Hariyadi Menyantikan Lagu Kebangsaan Indonesia jelang pertandingan melawan Taiwan di Grup A Asian Games ke-18 di Stadion Patriot, Bekasi Minggu (12/8). (ANTARA/INASGOC/Ary Kristianto)

Bolatimes.com - Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, melelang jersey berharga untuk berdonasi. Jersey yang dilelangnya adalah jersey Timnas Indonesia yang dipakai di Piala AFF 2016.

Saat mengenakan jersey ini, Andritany membantu Timnas Indonesia melaju ke partai final. Sayangnya skuat Garuda kala itu gagal menjadi juara setelah tumbang dari Thailand.

Sempat meraih kemenangan 2-1 pada leg pertama, Timnas Indonesia tumbang 0-2 ketika menghadapi Teerasil Dangda dan kolega pada leg kedua.

Nah, kini kalian bisa memiliki jersey tersebut dengan mengikuti pelelangan yang dibuka Andritany di akun Instagram pribadinya. Harga lelang dibuka dengan angka Rp 2 juta.

Nantinya hasil lelang tersebut akan sepenuhnya disumbangkan melalui APPI (Asosiasi Pesepak Bola Profesional) untuk membantu penanganan virus corona di Indonesia.

Andritany Ardhiyasa lelang jersey Timnas Indonesia. (Instagram/@andritany).
Andritany Ardhiyasa lelang jersey Timnas Indonesia. (Instagram/@andritany).

"Hallo, saya Andritany Ardhiyasa akan melelang Jersey Tim Nasional Indonesia yang saya kenakan saat AFF 2016 dan hasilnya akan didonasikan ke https://kitabisa.com/campaign/appihipmilawancorona," tulis Andritany.

"Lelang jersey ini dibuka sampai 12 April 2020 pkl. 23.00 WIB," imbuhnya.

Wabah virus corona di Indonesia memang semakin memprihatinkan. Per Jumat (10/4/2020), sudah ada 3.512 kasus positif, di mana 282 pasien berhasil sembuh dan 306 lainnya meninggal dunia.

Berita Terkait

Berita Terkini