Bolaindonesia

Bhayangkara FC Dikabarkan Ingin Pinjam Indra Sjafri, Ini Jawaban PSSI

Bhayangkara FC dikabarkan ingin menjadikan Indra Sjafri sebagai direktur teknik tim.

Irwan Febri Rialdi

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (kanan) berbincang dengan asisten pelatih Indra Sjafri saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (kanan) berbincang dengan asisten pelatih Indra Sjafri saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Bolatimes.com - Eks pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, telah resmi ditunjuk sebagai direktur teknik baru PSSI. Ia akan menggantikan posisi yang sebelumnya diemban oleh Danurwindo.

Usai mendapat jabatan tersebut, tersiar kabar bahwa Bhayangkara FC ingin meminjam jasa Indra. Bukan sebagai pelatih, melainkan juga direktur teknik untuk gantikan Yeyen Tumena.

Hal ini seperti disampaikan sebelumnya oleh COO Bhayangkara FC Sumardji. Sumardji berencana mengirimi PSSI surat untuk meminta izin meminjam Indra Sjafri.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan Bertemu Menpora Zainudin Amali membahas kesiapan Piala Dunia U-20 2021, Jumat (21/2/2020). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan Bertemu Menpora Zainudin Amali membahas kesiapan Piala Dunia U-20 2021, Jumat (21/2/2020). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Mendengar kabar itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan cukup terkejut. Menurutnya, belum ada surat apapun terkait Indra Sjafri yang masuk ke PSSI.

"Ya enggalah. Belum bersurat, belum dengar malah," kata pria yang akrab disapa Iwan Bule itu di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Lebih lanjut, mantan Kapolda Metro Jaya itu meminta Bhayangkara FC mencari direktur teknik lain. Sebab, Indra Sjafri diminta fokus bersama PSSI.

"Saya pikir tidak usahlah biar jadi direktur teknik di PSSI saja. Bhayangkara cari direktur yang lain saja," jelasnya.

"Saya butuh beliau di situ dan diskusi hari ke hari. Sementara coach Danurwindo memang ilmunya tinggi. Tapi, situasi usia tidak memungkinkan," pungkasnya.

Penulis: Adie Prasetyo

Berita Terkait

Berita Terkini