Bolaindonesia

Persebaya Kalah, Suporter Ngambek hingga Bakar Stadion

Turun ke arena pertandingan dan memaki pemain.

Rauhanda Riyantama

Bonek memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo saat laga kontra PS Tira-Persikabo beberapa waktu lalu. [persebaya.id]
Bonek memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo saat laga kontra PS Tira-Persikabo beberapa waktu lalu. [persebaya.id]

Bolatimes.com - Bonek, suporter Persebaya Surabaya, sepertinya tidak bisa menerima kenyataan pahit yang baru saja dialami tim kesayangan mereka. Menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (29/10/2019), Bajul Ijo takluk dengan skor 2-3.

Menyusul kekalahan tersebut, suporter Persebaya mengamuk dan menyerbu ke dalam lapangan sesaat setelah peluit panjang dibunyikan. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang mencaci para pemain yang belum memasuki lorong ke awah kamar ganti.

Bahkan, berdasarkan pantauan Beritajatim (jaringan Suara.com - red), Hansamu Yama di caci maki lima suporter. Hansamu menanggapinya dengan tenang dan mencoba meredam emosi suporter.

“Sudah aku yo ngerti lek kalah, tapi ojok koyok ngene tolong ngertenono rek, sabar,” teriak Hansamu kepada segerombol bonek yang mengelilingi dirinya.

Tak berhenti hanya menyerang para pemain, suporter membentangkan beberapa spanduk di tengah lapangan. Bahkan, terlihat pula suporter yang membakar fasilitas stadion, seperti dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @seputar_bola.

Sebelumnya, di awal sebelum pertandingan dimulai, flare pertama kali menyala di belakang gawang PSS Sleman atau di tribun utara stadion GBT saat kedua kesebelasan baru memasuki lapangan.

“Entah Apa Yang Merasukimu Persebaya” tulis pada spanduk di tribun selatan stadion GBT setelah gawang Miswar Saputra kebobolan oleh PSS Sleman.

Bonek sepertinya kecewa atas peforma Bajul Ijo yang di lima laga terakhir gagal memetik kemenangan. Apalagi kekalahan dari PSS Sleman menjadi kekalahan pertama Persebaya di laga kandang.

Dari lima pertandingan Persebaya hanya mengantongi dua poin hasil dari dua kali bermain imbang. Sedangkan tiga pertandingan lainnya berujung dengan kekalahan.

Berita Terkait

Berita Terkini