Bolaindonesia

Harapan Indra Sjafri Kepada Menpora Baru

Presiden Joko Widodo sendiri baru saja mengumumkanZainudin Amali sebagai Menteri Olahraga (Menpora) pada Rabu (23/10/2019) pagi ini WIB.

Rauhanda Riyantama

Pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri. (Dok, Bongda.com.vn).
Pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri. (Dok, Bongda.com.vn).

Bolatimes.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, memiliki harapan tersendiri dengan ditunjuknya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang baru. Ia berharap Menpora baru semakin menyelaraskan hubungan antara pemerintah dan PSSI.

"Saya berharap hubungan antara pemerintah dan PSSI itu smooth seperti bapak dan anak,” kata Indra Sjafri, seperti dikutip dari Suara.com.

Senada dengan Indra Sjafri, penjaga gawang Timnas U-23, Satria Tama Hardiyato juga menyatakan hal yang serupa. Kiper Madura FC itu juga berharap agar Menpora yang baru ini tidak terlibat kasus korupsi seperti yang sebelumnya.

"Apa yang terjadi pada Menpora kemarin semoga menjadi pembelajaran. Yang terpenting Menpora baru dapat berbuat yang terbaik untuk negara," kata Satria Tama.

Sebelumnya, Menpora periode 2014-2019 Imam Nahrawi tersangkut kasus korupsi dan harus digantikan oleh Hanif Dhakiri sampai masa tugasnya selesai.

Dengan suasana santai sambil duduk di pelataran Istana Kepresidenan, Jokowi memperkenalkan satu persatu Menteri yang akan menjadi pembantunya selama lima tahun ke depan. (Suara.com/Achmad Fauzi)
Dengan suasana santai sambil duduk di pelataran Istana Kepresidenan, Jokowi memperkenalkan satu persatu Menteri yang akan menjadi pembantunya selama lima tahun ke depan. (Suara.com/Achmad Fauzi)

 

Presiden Joko Widodo sendiri baru saja mengumumkan Zainudin Amali sebagai Menteri Olahraga (Menpora) pada Rabu (23/10/2019) pagi ini WIB.

Zainudin sendiri merupakan Ketua DPP Partai Golkar periode 2014-2019. Ia juga merupakan anggota DPR RI selama empat periode dan telah menempati berbagai komisi.

Pada periode 2014-2019, ia menjabat di Komisi II yang mengurus Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur dan Reformasi Birokrasi, Kepemiluan, serta Pertanahan dan Reforma Agraria.

Selain politikus, pria kelahiran Gorontalo itu juga seorang pengusaha. Ia pernah memimpin sejumlah perusahaan, dari PT Putra Mas, PT Wirabuana Dwi Jaya Persada,  hingga PT Supra Dinakarya.

Berita Terkait

Berita Terkini