Bolaindonesia

Egy Maulana Vikri Tak Dipanggil Timnas Senior, Media Thailand 'Curhat'

Egy Maulana Vikri padahal sedang merumput bersama Lechia Gdansk di kompetisi kasta tertinggi Liga Polandia.

Rauhanda Riyantama

Pemain Timnas Indonesia U-19 Egy Maulana Vikri (tengah) berebut bola dengan Pemain Qatar U-19 Abdollah Ali Saei (kanan) dan Nasir Peer Baksh dalam penyisihan Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/10/2018). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Pemain Timnas Indonesia U-19 Egy Maulana Vikri (tengah) berebut bola dengan Pemain Qatar U-19 Abdollah Ali Saei (kanan) dan Nasir Peer Baksh dalam penyisihan Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/10/2018). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Bolatimes.com - Tak dipanggilnya Egy Maulana Vikri ke timnas senior Indonesia ternyata turut mendapat sorotan dari media Thailand, Siamsport. Bahkan, mereka sampai bingung mengapa pemain 19 tahun itu tak mendapat tempat di skuat Merah Putih.

Indonesia sendiri saat ini tengah bersiap untuk menghadapai Uni Emirat Arab (UEA) dalam lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada 10 Oktober mendatang. Jelang laga tersebut, pelatih Simon McMenemy telah memanggil 25 pemain.

Menariknya, dari 25 nama ada dua pemain yang berkiprah di luar negeri, yakni Yanto Basna (Sukhothai FC) dan Saddil Ramdani (Pahang FA). Sayang, tak ada nama Egy yang notabene kini sedang merumput bersama Lechia Gdansk di kompetisi kasta tertinggi Liga Polandia.

Egy pun saat ini masuk ke dalam skuat Timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri. Pemuda asal Medan itu bakal dipersiapkan untuk ajang SEA Games 2019 di Manila, Filipina.

''Pelatih asal Skotlandia (Simon McMenemy) telah mengumumkan 25 pemain. Sebagian besar dari mereka sama dari dua pertandingan pertama,'' demikian pernyataan resmi Siamsport.

''Menariknya, di kepelatihan Simon McMenemy, masih tanpa bintang Indonesia yang sedang bersinar, Egy Maulana (19 tahun), yang telah bermain di liga papan atas Polandia bersama Lechia Gdansk,'' imbuhnya.

Terlepas dari pemberitaan tersebut, Indonesia dituntut menang saat lawan UEA demi menjaga peluang lolos ke fase selanjutnya. Sebab, Evan Dimas dan kolega sudah kalah dalam dua laga awal di kandang.

Indonesia pun berada di dasar klasemen Grup G dengan nol poin. Pasukan Garuda tertinggal empat angka dari Thailand yang berada di puncak. 

Berita Terkait

Berita Terkini