Bolaindonesia

Pesta Gol ke Gawang Mariana Utara, Bima Sakti Soroti Ini dari Timnas U-16

Timnas Indonesia U-16 pesta gol 15 gol ke gawang Kepulauan Mariana Utara.

Galih Priatmojo

Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti (tengah) memberikan instruksi kepada pemain saat latihan di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019). Latihan tersebut untuk persiapan jelang laga Grup G Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 di Stadion Madya Gelora Bung Karno. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti (tengah) memberikan instruksi kepada pemain saat latihan di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019). Latihan tersebut untuk persiapan jelang laga Grup G Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 di Stadion Madya Gelora Bung Karno. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

Bolatimes.com - Sesuai prediksi, Timnas Indonesia U-16 berhasil pesta gol saat menghadapi Kepulauan Mariana Utara 15-1 di ajang kualifikasi Piala Asia U-16 2020 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (18/9/2019). 

Walau begitu pelatih timnas Indonesia U-16, Bima Sakti menuturkan masih ada hal yang perlu dievaluasi dari tim. Ia menyebut bahwa anak asuhannya masih suka kehilangan konsentrasi. Satu gol yang dibuat oleh Kepulauan Mariana Utara dianggap karena hilangnya konsentrasi pemain.

Bima Sakti menyebutkan bahwa finishing para pemainnya juga masih kurang. Sebab, banyak peluang yang didapat oleh Garuda Asia --julukan timnas U-16-- yang bisa dimanfaatkan untuk jadi gol.

Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti (tengah) dan Marselino Ferdinan (kanan) dalam jumpa pers usai pertandingan melawan Kepulauan Mariana Utara, Rabu (18/9/2019). (Adie Prasetyo Nugraha/suara.com).
Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti (tengah) dan Marselino Ferdinan (kanan) dalam jumpa pers usai pertandingan melawan Kepulauan Mariana Utara, Rabu (18/9/2019). (Adie Prasetyo Nugraha/suara.com).

 

"Yang pasti jadi evaluasi buat saya karena pertandingan ke depan kita lebih berat lagi dan harus berjuang lagi dan gol (Kepulauan Mariana Utara) juga saya sudah bilang empat belakang harus lebih save lagi, lebih aman lagi saat terjadi counter attack harus lihat bagaimana posisi striker," kata Bima Sakti usai pertandingan.

"Tadi saya sudah teriak mengingatkan dan ternyata terjadi (gol) dan ini sangat merugikan. Untuk hasil ya kita bersyukur tapi kami akan perbaiki lagi masalah finising touch," tambahnya.

Pada pertandingan tersebut, Bima Sakti juga merotasi beberapa pemainnya yang sudah tampil saat melawan Filipin dua hari lalu. Ia sengaja melakukan itu agar seluruh pemainnya bisa dapat pengalaman.

"Yang pasti pertandingan tadi kita banyak rotasi ya, ada Diandra (diaz Dewari), kemudian (Aditya) Daffa juga main, kemudian Ruy (Aryanto) sama Faizal (Syaifullah) yang biasa kemarin di AFF jadi starting line up terus hari ini dan kemarin juga main," jelas Bima Sakti.

Untuk sementara, timnas Indonesia U-16 memimpin klasemen Grup G dengan perolehan poin enam. Disusul oleh China dengan poin serupa yang hanya berbeda selisih gol.

Kemudian di posisi ketiga ada Filipina dan Brunei Darussalam pada peringkat keempat. Sementara Kepulauan Mariana Utara ada pada posisi juru kunci.

Berikutnya, timnas Indonesia U-16 akan berhadapan dengan Brunei Darussalam, Jumat (20/9/2019) dan China (22/9/2019).

 

Berita Terkait

Berita Terkini