Bolaindonesia

McMenemy Berharap Tuah Gelora Bung Karno Bisa Bikin Nyali Malaysia Ciut

McMenemy teringat atmosfer Gelora Bung Karno nan dahsyat saat masih mengawal Filipina pada 2010 silam.

Galih Priatmojo

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy memberikan instruksi saat melawan Timnas Vanuatu pada laga uji coba internasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/6/2019). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A]
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy memberikan instruksi saat melawan Timnas Vanuatu pada laga uji coba internasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/6/2019). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A]

Bolatimes.com - Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy berharap tuah Stadion Utama Gelora Bung Karno bisa memberikan dorongan bagi Timnas Indonesia jelang menghadapi Malaysia di laga perdana Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022, Kamis (5/9/2019) petang nanti.

McMenemy menilai atmosfer suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno terbukti mengerikan bagi setiap lawan.

"Pengalaman pribadi saya, saya pernah berada di SUGBK sebagai lawan pada  2010 dan tahu betul bagaimana mengerikannya stadion ini jika dalam kondisi penuh," ucap McMenemy di SUGBK, seperti dilansir dari Suara.com.

Pada 2010 silam, McMenemy yang masih melatih Timnas Filipina memang jumpa Timnas Indonesia di babak semifinal Piala AFF 2010.

Dalam dua leg yang seluruhnya digelar di SUGBK, karena ketika itu Filipina belum memiliki stadion memadai, skuat asuhan McMenemy kalah dua kali dengan agregat 0-2.

"Saya merasakan pengalaman luar biasa, kala itu ruang ganti seperti terguncang karena suporter lompat-lompat di tribun, menghentakkan kaki dan membuat gemuruh. Debu-debu berjatuhan, dan membuat saya kesulitan memberikan instruksi. Situasi yang sangat ramai juga membuat sukar berkomunikasi di lapangan," ungkap McMenemy.

"Karena itu, saya yakin atmosfer SUGBK bisa membuat ciut semua lawan yang hadir. Saya jelas berharap atmosfer yang sama bisa tercipta saat melawan Malaysia nanti," tuntas pelatih berpaspor Skotlandia itu.

Di sisi lain, baik pelatih maupun kapten Timnas Malaysia mengaku tidak gentar dengan suasana SUGBK yang bakal disesaki puluhan ribu suporter tuan rumah.

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe menegaskan bahwa para pemainnya sudah terbiasa dengan stadion yang ramai dengan penonton.

Hal itu diamini oleh kapten Malaysia, Mohd Farizal Marlias.

"Itu bukan masalah besar. Para pemain Malaysia sering menghadapi tekanan suporter di Liga Malaysia," sesumbar pesepakbola berusia 33 tahun itu.

Berita Terkait

Berita Terkini