Bolaindonesia

Ada Sosok Luis Milla di Latihan Timnas Indonesia U-16

Sebanyak 28 pemain intensif mengikuti latihan Timnas Indonesia U-16 bersama Bima Sakti.

Galih Priatmojo

Pelatih kepala Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti (tengah) memberikan arahan pada anak-anak asuhannnya di Lapangan NYTC, Sawangan, Depok, Jawa Barat. [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]
Pelatih kepala Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti (tengah) memberikan arahan pada anak-anak asuhannnya di Lapangan NYTC, Sawangan, Depok, Jawa Barat. [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Bolatimes.com - Sebanyak 28 pemain hasil seleksi Timnas Indonesia U-16 secara intens terus mengikuti latihan di bahwa instruksi pelatih Bima Sakti. Tak disangka ternyata ada sosok Luis Milla lho di latihan skuat Garuda Muda. 

Seperti dilansir dari suara.com, Bima Sakti sejauh ini mengaku puas dengan materi pemain yang ada. Selain dalam performa yang baik, mantan penggawa Timnas Indonesia ini menyebut anak asuhnya mampu mengikuti instruksi dengan baik sejauh ini.

Menariknya dalam proses latihan, ternyata ada sosok Luis Milla yang dimunculkan oleh Bima Sakti. Yakni lewat permainan umpan pendek, serta penguasaan bola.

Bima Sakti menyebut gaya permainan yang ia usung memang banyak ter-influence dari pelatih asal Spanyol, Luis Milla Aspas. Sebagaimana diketahui, Bima memang sudah paham betul gaya bermain Milla karena keduanya pernah bekerja sama di Timnas Indonesia U-23.

"Kami harus mengusung sebuah gaya sepakbola. Mereka (para pemain seleksi) sudah terbiasa dengan kompetisi, apalagi mereka sudah mengenal Filanesia (Filosofi Sepakbola Indonesia). Mereka selalu build-up serangan dari bawah, progres dari bawah, karena kami tidak bisa mengajarkan mereka bermain long ball," tutur Bima Sakti. 

"Saya tidak menganut hal tersebut. Apalagi saya juga belajar dari Luis Milla. Ia selalu menekankan bermain dari bawah, karena pemain yang kami miliki itu kecil-kecil," jelas pelatih berusia 43 tahun itu.

Bima menambahkan, keuntungan yang dimiliki oleh timnya adalah memiliki kecepatan. Oleh sebab itu, sektor sayap bakal jadi senjata utama tim berjuluk Garuda Asia.

"Kecepatan jadi kunci utama kami. Karena itu kelebihan dari tim Indonesia dari dulu. Di sini saya juga memiliki pemain-pemain yang punya kecepatan di sayap. Jadi kami main di tengah sebagai poros untuk main ke luar," ungkapnya. 

Sebelumnya, Bima sendiri telah mencoret 13 dari 41 pemain yang ikut seleksi. Pemain-pemain yang tersisa saat ini merupakan kerangka tim untuk skuat akhir Timnas Indonesia U-16.

"Kerangka tim sudah mulai ada, saya sudah punya penjaga gawang, centre-back, wing-back, gelandang, pemain depan. Sayap kanan-kiri kami sudah ada," jelasnya. 

Seleksi ini dilakukan untuk membentuk skuat Timnas Indonesia U-16 yang akan berlaga di Piala AFF U-16 2019, yang akan dihelat i Thailand pada Agustus mendatang.

Pada kejuaraan tersebut, Timnas Indonesia U-16 tergabung di Grup A bersama dengan Myanmar, Vietnam, Timor Leste, Singapura, dan Filipina.

Berita Terkait

Berita Terkini