Bolaindonesia

Pep Guardiola Santai Jelang Penentuan Juara Liga Primer Inggris

Manchester City akan menjadi juara Liga Primer Inggris 2018/2019 jika mampu mengalahkan Brighton.

Galih Priatmojo | Irwan Febri Rialdi

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menyemangati para pemainnya saat melawan Burnley pada 20 Oktober 2018 (Lindsey Parnaby/AFP)
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menyemangati para pemainnya saat melawan Burnley pada 20 Oktober 2018 (Lindsey Parnaby/AFP)

Bolatimes.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, tidak merasa gugup menjelang laga pamungkas Liga Primer Inggris 2018/2019. Ia mengaku tetap bisa tidur dengan nyenyak meski akan menghadapi laga krusial yang menentukan gelar juara.

Manchester City saat ini memuncaki daftar klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan perolehan 94 poin, unggul satu poin dari Liverpool. Dengan hanya menyisakan satu laga, kemenangan akan membuat Sergio Aguero cs mengunci gelar liga musim ini.

Namun, jika kalah atau imbang, gelar yang sudah di depan mata akan hilang begitu saja. Dengan catatan, pada laga lainnya, Liverpool berhasil kemenangan atas Wolverhampton di Anfield, Minggu (12/5/2019).

Terkait kondisi tersebut, Pep Guardiola mengaku sama sekali tidak merasa gugup. Ia mengaku tetap bisa tidur nyenyak seperti biasanya dan begitu menikmati atmosfer menjelang pertandingan tersebut. 

"Saya senang, sama sekali tidak gugup. Saya justru gugup ketika kami tujuh poin di belakang Liverpool, dan bahkan bisa saja tertinggal 10 poin (ketika Manchester dan Liverpool berhadapan di Etihad Stadium pada Januari 2019 lalu)," kata Pep Guardiola, dikutip dari Mirror.

"Waktu itu, rasanya seperti 'ini akan sangat sulit'. Namun tidak sekarang, tidak mungkin. Saya tidur seperti anak kecil. Ini sebuah mimpi, sebuah kebanggaan, saya menyukainya," tuturnya menambahkan.

Di sisi lain, Pep Guardiola boleh saja percaya diri karena Brighton belum meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di Liga Primer Inggris. Namun, The Citizens juga harus waspada karena Arsenal dan Manchester United sempat dibuat pulang dengan tertunduk lesu.

Berita Terkait

Berita Terkini