Bolaindonesia

Kecewa Kalah Saat Uji Coba, Akun Medsos PSS Sleman 'Diserang' Fans

Tak hanya ditengah lapangan, kekecewaan suporter berlanjut hingga ke akun sosial media PSS Sleman

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora

Kiper PSS Sleman, Tri hamdani Guntara, menyingkirkan asap suar yang dilempar suporter ke tengah lapangan saat laga masih berlangsung. (bolatimes.com/M Ilham Baktora)
Kiper PSS Sleman, Tri hamdani Guntara, menyingkirkan asap suar yang dilempar suporter ke tengah lapangan saat laga masih berlangsung. (bolatimes.com/M Ilham Baktora)

Bolatimes.com - PSS Sleman dapat sorotan tajam dari para Sleman fans usai dipermalukan tamunya Persipuran dengan skor telak 0-2 saat melakoni laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, Kamis (9/5/2019). Tak hanya melempar suar, para suporter yang kecewa lanjut meluapkan kekesalannya dengan 'menyerang' akun medsos skuat Super Elja.

Akhir laga uji coba PSS Sleman kontra Persipura Jayapura berakhir antiklimaks untuk tim tuan rumah. Takluk atas tamunya, para suporter Sleman Fans tak kuasa membendung rasa kecewa. Selain menyoraki, salah satu oknum suporter bahkan melempar suar ke tengah lapangan. Kiper PSS Sleman, Tri Hamdani Guntara sempat membuang suar yang terlanjur mengepulkan asap ke pinggir lapangan.

Kepulan asap suar yang sengaja dilempar suporter PSS Sleman ke tengah lapangan saat laga uji coba melawan Persipura Jayapura di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, Kamis (9/5/2019). (bolatimes.com/M Ilham Baktora)
Kepulan asap suar yang sengaja dilempar suporter PSS Sleman ke tengah lapangan saat laga uji coba melawan Persipura Jayapura di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, Kamis (9/5/2019). (bolatimes.com/M Ilham Baktora)

 

Tak berhenti di stadion, kekecewaan para Sleman Fans berlanjut di kolom komentar akun media sosial PSS Sleman. Sebagian yang berkomentar merasa tim asuhan Seto Nurdiyantoro belum mengeluarkan performa terbaiknya dan meminta manajemen segera berbenah sebelum Liga 1 2019 dimulai 15 mei mendatang.

 

Terpisah, Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro berkilah tim asuhannya tidak pada kualitas yang baik. Bergantinya jadwal pertandingan juga menjadi faktor performa anak asuhnya tak tampil totalitas.

"Kami akui, pemain kami tidak pada kualitas yang baik. Selain itu, perubahan jadwal bertanding dan ketidak percayaan diri mereka menghadapi tim sebesar Persipura mungkin menjadi faktornya. Namun kritik tersebut sudah menjadi resiko untuk saya. Kami tahu harapan supporter, kami bermain bagus dan menang. Namun hal itu berproses, Persipura sudah lebih menguasai atmosfir karena kerap berlaga di Liga 1. Dukungan dari suporter ini akan terus kami harapkan ke depan," beber Seto saat konferensi pers di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta.

Berita Terkait

Berita Terkini