Pemain Asal Korea Selatan Ini Kritik Kick Off Liga 1 2019, Begini Alasannya

Pemain asal Korea Selatan, Yu Hyun Koo kritik jadwal Liga 1 2019 yang rencananya akan digelar pada Mei mendatang.

Galih Priatmojo
Kamis, 28 Maret 2019 | 13:30 WIB
Pelatih Kalteng Putra Gomes de Olivera (kiri) dan Pemain Kalteng Putra Yu Hyun-koo (kanan) pada jumpa pers sehari jelang pertandingan. [Suara.com/Adie Prasetyo]

Pelatih Kalteng Putra Gomes de Olivera (kiri) dan Pemain Kalteng Putra Yu Hyun-koo (kanan) pada jumpa pers sehari jelang pertandingan. [Suara.com/Adie Prasetyo]

Bolatimes.com - Eks penggawa Sriwiyaja FC yang kini berseragam Kalteng Putra, Yu Hyun-koo mengaku tak sepakat jika kick off Liga 1 2019 digelar pada 8 Mei mendatang. Pemain asal Korea Selatan itu menganggap bahwa kompetisi bakal berjalan kurang ideal.

PSSI melalui Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria menyebut Liga 1 akan dimulai pada bulan Mei agar kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu bisa rampung pada bulan Desember 2019. 

Namun, rencana itu mendapat kritik dari salah satu penggawa Kalteng Putra, Yuu Hyun-koo. Pemain asal Korea Selatan itu menyebutkan padatnya jadwal tersebut akan menyusahkan pemain. Oleh karena itu, ia ingin agar PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menimbang jadwal pertandingan.

Baca Juga: Kalah dari Tim Inggris, Skuat Garuda Select Pecahkan Rekor

"Kalau digelar Mei mendatang pasti jadwalnya akan mepet sekali, ya, karena mau tak mau akan berdampak pada pemain. Anda bisa bayangkan saja, dalam selang waktu tiga hari kami akan bertanding,'' kata Yu Hyun-koo.

"Itu belum ditambah lagi dengan perjalanan dari satu kota ke kota lain yang memakan waktu. Kemudian ada lagi situasi di mana tim Anda ada pemain yang terkena akumulasi kartu kuning atau merah," tambahnya.

Tentu hal ini akan sangat merugikan bagi setiap tim untuk bersaing. Bagi mantan pemain Sriwijaya FC itu, setiap pemain di dalam sebuah tim memiliki kemampuan yang berbeda-beda.

Baca Juga: Posisinya akan Diganti Jose Mourinho, Pelatih Lyon Justru Merasa Terhormat

"Di antara 30 pemain tak mungkin ada yang selalu tampil dalam kondisi prima. Jika semua pemain sama baiknya maka akan sama dengan robot, Jelas situasi ini tak memungkinkan," pungkasnya.

Berita Terkait

TERKINI

Striker asing Persija Jakarta mengucapkan terima kasih untuk fans.
bolaindonesia | 09:17 WIB
Spaso dilanggar keras oleh pemain Barito Putera.
bolaindonesia | 08:42 WIB
Jelang Lawan Persik Kediri, Pelatih PSS Sleman Tekankan Hal Ini pada Anak Asuhnya.
bolaindonesia | 20:08 WIB
Gol semata wayang kemenangan Dewa United dicetak oleh gelandang Timnas Lebanon
bolaindonesia | 19:01 WIB
Timnas Indonesia U-20 2023 akan melakoni laga uji coba.
bolaindonesia | 16:33 WIB
Dari 18 klub Liga 1 2022/2023, hanya empat tim saja yang percaya kepada pelatih lokal
bolaindonesia | 16:30 WIB
Timnas Indonesia U-20 bakal lawan tiga negara ini.
bolaindonesia | 15:47 WIB
Di Indonesia masih sibuk pelatih tim nasional dikritik pelatih klub. Direktur Tekniknya entah sudah cari lawan atau belum
bolaindonesia | 15:45 WIB
Asisten STY tanggapi ribut-ribut pemanggilan pemain ke TC Timnas U-20.
bolaindonesia | 15:39 WIB
Ini dia Alasan kenapa Arema FC menunjuk pelatih lokal I Putu Gede untuk menggantikan Javier Roca.
bolaindonesia | 14:56 WIB
Tiga pemain Asia Tenggara masuk dalam nominasi penghargaan Pemain Terbaik Asia 2022
bolaindonesia | 14:30 WIB
Pelatih Bali United, masih punya opsi pengganti bombernya di sisa pertandingan BRI Liga 1 2022/2023.
bolaindonesia | 14:29 WIB
Ketum PSSI memohon ke klub segera lepas pemainnya.
bolaindonesia | 13:54 WIB
Witan bakal langsung debut nih lawan Arema FC?
bolaindonesia | 13:48 WIB
Shin Tae-yong tak hadir dalam pertemuan itu. Dia mengutus sang asisten, Nova Arianto.
bolaindonesia | 13:42 WIB
Luis Milla blak-blakan menyebut para pemain Persib Bandung pemahaman taktiknya kurang, sehingga dirinya memutar otak untuk menemukan strategi yang cocok hingga akhirnya tak terkalahkan dalam 14 laga
bolaindonesia | 13:29 WIB
Saksikan duel Dewa United vs Borneo FC sore ini
bolaindonesia | 13:23 WIB
Tampilkan lebih banyak