Bolaindonesia

Pamit Dari Madura United, Fabiano Beltrame Disambut Hangat Bobotoh

Status Beltrame di Wikipedia sudah jadi penggawa Persib Bandung.

Galih Priatmojo

Madura United, Fabiano Beltrame vs Persija Jakarta, Bambang Pamungkas (liga-indonesia.id)
Madura United, Fabiano Beltrame vs Persija Jakarta, Bambang Pamungkas (liga-indonesia.id)

Bolatimes.com - Bek berdarah Brasil, Fabiano Beltrame menyatakan hengkang dari Madura United. Saat eks penggawa Persija Jakarta itu mengunggah kalimat pamit ia langsung disambut hangat para bobotoh.

Seperti dikutip dari vikingpersib.co.id, Beltrame memang hangat dihubungkan dengan Persib Bandung jelang bergulirnya Liga 1 2019. Apalagi sang pemain kini dikabarkan tengah mengurus naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Jika proses naturalisasinya kelar, peluang bagi Beltrame bergabung dengan skuat Maung Bandung jauh lebih realistis ketimbang masuk ke slot pemain asing.

Sebab seperti diketahui slot pemain asing non Asia yang dimiliki Persib Bandung saat ini sudah sepenuhnya terisi. Slot tersebut sudah diisi Bojan Malisic, Srdjan Lopicic serta Ezechiel N'Douassel.

Nah, seusai resmi tak diperpanjang kontraknya bersama Madura United, Beltrame kemarin sudah berucap pisah dan pamit lewat akun Instagramnya. Kalimat pamit itupun mendapat respon dari para bobotoh.

Beberapa bobotoh yang nimbrung di kolom komentar Beltrame pun seperti membuka tangan menyambut kedatangannya.

Bahkan seperti gayung bersambut, di situs ensiklopedia Wikipedia, dalam profil Beltrame tertulis sebagai pemain Persib Bandung di musim 2019.

Sementara itu, masih dilansir dari situs yang sama, pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic tampaknya enggan berspekulasi lebih jauh soal status Fabiano Beltrame.

Ketika disinggung tentang kemungkinan Beltrame merapat ke Persib, Radovic justru meminta awak media untuk menanyakan hal tersebut kepada manajemen.

"Kamu harus tanya manajemen dulu," kata Radovic usai latihan di Lapangan Sabuga ITB, Rabu (13/2/2019).

"Saya bicara sama manajemen, manajemen support saya, terima kasih untuk itu," ungkap pelatih berusia 43 tahun tersebut.

"Karena saya perlu Asia Attacking. Saya pikir Persib perlu Asia Attacking," terangnya.

Saat ini mantan pemain Persija Jakarta tersebut tengah menjalani proses naturalisasi. Ia telah berada di Indonesia selama 15 tahun.

Berita Terkait

Berita Terkini