Bolaindonesia

Andi Darussalam Tabusalla Sebut PSSI Tidak Bersih

Hal tersebut diungkap Andi Darussalam Tabusalla dalam acara talkshow Mata Najwa.

Galih Priatmojo | Andiarsa Nata

Sejumlah suporter PSM Makassar membentangkan spanduk sebagai bentuk protes terhadap sistem sepakbola Indonesia saat pertandingan antara PSM Makassar melawan PSMS Medan pada Lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (09/12/2018). Tuan rumah PSM Makassar menang atas tamunya, PSMS Medan dengan skor 5-0 (4-0). (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Sejumlah suporter PSM Makassar membentangkan spanduk sebagai bentuk protes terhadap sistem sepakbola Indonesia saat pertandingan antara PSM Makassar melawan PSMS Medan pada Lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (09/12/2018). Tuan rumah PSM Makassar menang atas tamunya, PSMS Medan dengan skor 5-0 (4-0). (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

Bolatimes.com - Mantan manajer Timnas Indonesia, Andi Darussalam Tabusalla (ADS) secara terang-terangan mengatakan bahwa saat ini organisasi yang mengendalikan sepak bola Indonesia, yakni PSSI tidak bersih. Dengan kata lain, ada pihak-pihak tertentu yang terlibat dalam praktek kotor termasuk soal pengaturan skor.

Nama Andi Darussalam Tabusalla adalah sosok yang sudah melegenda di sepak bola Indonesia. Ia bahkan kerap dikait-kaitkan dalam kasus pengaturan skor.

Ketika diundang dalam acara talkshow Mata Najwa di Trans7, Rabu (19/12/2018), ia dengan gamblang membongkar boroknya sepak bola tanah air beberapa tahun kebelakang hingga saat ini, termasuk menyebut PSSI saat ini yang urung juga bersih.

Pria yang akrab disapa ADS itu mengatakan ada dugaan keterlibatan PSSI dengan kasus pengaturan skor yang marak dibicarakan baru-baru ini. Ia mengatakan kasus pengaturan skor tidak akan terjadi jika tidak adanya keterkaitan dengan anggota Exco PSSI.

''Saya harus jujur, PSSI tidak bersih. Dalam kasus pengaturan, ada kerja sama. Semua punya keterlibatan. Hal satu ini tidak akan terjadi kalau klub tidak datang minta tolong ke anggota Exco (Komite Eksekutif PSSI). Tidak mungkin. Semua punya keterlibatan, secara langsung atau tidak langsung. Kalau orang tuduh saya, memang saya datang jual diri ke klub. Klub yang datang ke saya,'' jelas Andi Darussalam Tabusalla.

Lebih lanjut, melihat keseriusan Kapolri Tito Karnavian untuk membasmi kasus pengaturan skor, ADS siap memberikan bantuan. Ia juga ingin PSSI ikut bekerja sama membantu Satgas bentukan Polri untuk menuntaskan kasus tersebut.

''Tapi harus diingat karena ini ranah sepak bola, PSSI harus dilibatkan. FIFA punya ketentuan soal itu. Saya dengar PSSI punya AD-Hoc yang mengurusi soal ini. Saya mau PSSI juga bekerja, kok cepat lebih cepat Kapolri. Kalau PSSI enggak mau kerja, Satgas bentukan Polri bisa ambil alih," ujar Andi Darussalam.

Berita Terkait

Berita Terkini