DATA BELUM TERSEDIA

Ketum PSSI Edy Rahmayadi Menjawab Tuntutan #EdyOut

Edy Rahmayadi siap mundur, tapi..

Stefanus Aranditio BolaTimes.com
Selasa, 27 November 2018 | 13:00 WIB
Ketum PSSI Edy Rahmayadi Menjawab Tuntutan #EdyOut

Ketum PSSI Edy Rahmayadi Menjawab Tuntutan #EdyOut

hitekno.com - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, Edy Rahmayadi akhirnya menjawab tuntutan pecinta sepak bola Indonesia yang menginginkan dirinya untuk mundur dari jabatan ketua umum PSSI.

Mereka menyerukan tagar #EdyOut di media sosial yang selalu ramai diperbincangkan jelang pertandingan timnas Indonesia, di stadion, chant, poster hingga spanduk berbunyi #EdyOut juga tersebar, bahkan hingga ke tembok atau tiang listrik di pinggir jalan.

Tuntutan mereka tak lepas dari rentetan kekisruhan sepak bola nasional mulai dari kasus kematian suporter, prestasi timnas Indonesia, kompetisi yang semerawut hingga jabatan Edy Rahmayadi yang kontroversial.

Suporter membentangkan spanduk protes terhadap ketua umum PSSI, Edy Rahmayadi dalam partai perempat final Piala Asia U-19 antara Indonesia melawan Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (28/10/2018). Indonesia kalah dengan skor 0-2. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Suporter membentangkan spanduk protes terhadap ketua umum PSSI, Edy Rahmayadi dalam partai perempat final Piala Asia U-19 antara Indonesia melawan Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (28/10/2018). Indonesia kalah dengan skor 0-2. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Prestasi timnas Indonesia senior yang hanya mampu mengoleksi empat poin dari empat laga dan gagal melaju ke babak semifinal di Piala AFF 2018 menjadi puncak kegeraman para suporter dengan melakukan gerakan #KosongkanGBK.

Beberapa kali ditanya oleh awak media terkait seruan #EdyOut, jawaban pria yang juga menjabat Gubernur Sumatra Utara ini tidak memuaskan media, bahkan ia sempat melontarkan pernyataan ''Wartawan harus baik, timnas akan baik.''

Namun pada akhirnya Edy Rahmayadi buka suara terkait tuntutan para suporter yang menginginkan dirinya untuk mundur dari jabatan ketua umum PSSI.

Suporter membentangkan poster Edy Out dalam pertandingan lanjutan Piala AFF 2018 antara Timnas Indonesia melawan Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (25/11/2018). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Suporter membentangkan poster Edy Out dalam pertandingan lanjutan Piala AFF 2018 antara Timnas Indonesia melawan Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (25/11/2018). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Menurutnya, jabatan ketua umum PSSI sudah diatur dalam statuta PSSI dan FIFA sehingga harus melalui prosedur yang benar, tidak asal mundur saja karena akan berdampak buruk bagi sepak bola Indonesia.

''Saya terima itu semua. Itu kekecewaan masyarakat Indonesia. Tapi bukan begitu prosesnya, untuk Edy Out (keluar dari PSSI). PSSI itu di bawah FIFA, kami diatur dalam statutanya. Apabila saya berhalangan tetap melakukan kecurangan bersifat hukum oke, jika dua pertiga kekuatan voter mengajukan ke FIFA meminta saya mundur baru bisa terjadi. FIFA akan turun datang. Dan selanjutnya berjalan proses.

Tapi itu bisa jadi preseden buruk bagi Indonesia. Bukan saya bermaksud mempertahankan jabatan ini, saya juga harus menjaga nama bangsa ini. Bangsa kita, Indonesia tak boleh dikecilkan, tak boleh dijelekkan,'' kata Edy Rahmayadi dikutip Bolatimes.com dari TV One.

Lebih lanjut, kondisi jadwal kompetisi Liga 1 yang bertabrakan dengan Piala AFF 2018 tidak bisa dijadikan alasan timnas Indonesia gagal di Piala AFF 2018. 

Baca Juga: Ini Respon Ridwan Kamil Usai Persib U-19 Juara Liga 1

''Semua negara melakukan itu, seleksi dan pelatihan dilakukan di Liga. Kita jalan, pada saat menghadapi event-event tertentu dilakukan talent scouting di pentas kompetisi yang berjalan,'' jelas Edy Rahmayadi.

Sementara itu, wakil ketua PSSI, Joko Driyono menyatakan tidak akan ada agenda membahas pergantian ketua umum PSSI pada kongres PSSI tahun depan, Edy Rahmayadi sendiri kini masih berstatus ketua umum PSSI hingga 2020.

×
Zoomed
TERKINI

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB

Persib Bandung memulai perjalanan di BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Semen Padang...

bolaindonesia | 22:00 WIB

Polemik rumput JIS kembali mencuri perhatian penggemar sepak bola Indonesia, mempertanyakan mengapa stadion megah berbia...

bolaindonesia | 12:18 WIB

Persita Tangerang memulai BRI Super League 2025/26 dengan kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta di Jakarta Internatio...

bolaindonesia | 12:09 WIB