Bolaindonesia

Lakukan Kesalahan, Wasit PSS Sleman vs Madura FC Diistirahatkan

Dinilai gagal, Komite Wasit PSSI memutuskan mengistirahatkan perangkat pertandingan yang memimpin laga PSS Sleman kontra Madura FC.

Galih Priatmojo | Andiarsa Nata

Suasana laga PSS Sleman vs Madura FC. [Andiarsa Nata/Bolatimes.com]
Suasana laga PSS Sleman vs Madura FC. [Andiarsa Nata/Bolatimes.com]

Bolatimes.com - Komite Wasit PSSI, mengambil tindakan tegas atas kesalahan yang dilakukan perangkat pertandingan yang memimpin laga babak 8 besar Grup B Liga 2 antara PSS Sleman dengan Madura FC. Berdasarkan keputusan Komite Wasit PSSI, perangkat pertandingan yang memimpin laga tersebut akan diistirahatkan.

Laga PSS Sleman dengan Madura FC yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa (6/11/2018) menuai sorotan. Laga sengit dengan tensi tinggi itu kini berakhir dengan keputusan Komite Wasit PSSI yang mengistirahatkan perangkat pertandingan yang memimpin laga tersebut.

Laga yang dipimpin oleh wasit Agung Setiawan ini menjadi perhatian karena perangkat pertandingan pada laga itu membiarkan umpan silang dari pemain PSS Sleman, Ilhamul Irhas yang mengarah ke kotak penalti Madura FC lolos begitu saja.

Jika melihat lebih jelas, posisi pemain Super Elang Jawa itu berada dalam posisi offside ketika menerima umpan tersebut. Tetapi, perangkat pertandingan pada laga itu seakan tidak melihatnya.

Sial bagi Madura FC, umpan lambung yang dilepaskan Ilhamul gagal diantisipasi dengan baik oleh pemain Madura, Choirul Rifan. Berniat untuk menghalau bola, tetapi si kulit bundar justru mengarah ke gawang sendiri. Gol pun tak bisa dihindari, Laskar Jokotole kalah 1-0.

''Kesalahan pertama yang tampak jelas ada di asisten wasit. Itu jelas offside. Lebih dari satu meter jaraknya masa tak offside,'' ucap anggota Komite Wasit PSSI Purwanto seperti dikutip dari Goal.

Atas kesalahan itu, Komite Wasit PSSI membuat keputusan untuk mengistirahatkan perangkat wasit yang memimpin laga PSS Sleman kontra Madura FC tersebut. Selanjutnya, Purwanto akan terus melakukan evaluasi untuk mengkaji masalah itu lebih lanjut.

''Mereka akan kami istirahatkan dulu. Jadi kalau orang salah ya kami parkir dulu,'' imbuh Purwanto.

"Evaluasi pasti ada, pokoknya saya tidak membela siapapun. Kalau memang salah ya saya katakan salah sesuai peraturan pertandingan bahwa wasit salah," ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini