Liga spanyol 22 Oktober 2026
Levante 3
Athletic Club 1
Liga champions 22 Oktober 2026
Club Brugge KV 3
Lens 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Real Betis 1
Feyenoord 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Real Madrid 4
RB Leipzig 1
Liga champions 22 Oktober 2026
Inter Milan 1
Shakhtar Donetsk 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Sporting CP 2
Lask Linz 3
Liga champions 22 Oktober 2026
Bayern Munchen 2
Arsenal 2
Liga champions 22 Oktober 2026
Aston Villa 3
Viking 1
Liga indonesia 22 Oktober 2026
Persik Kediri 2
PSS Sleman 1
Liga indonesia 22 Oktober 2026
PSM Makassar 1
Persebaya Surabaya 0
Liga indonesia 22 Oktober 2026
Madura United 1
Persib Bandung 0
Liga champions 21 Oktober 2026
AS Roma 4
Slovan Bratislava 0
Liga champions 21 Oktober 2026
Napoli 4
Bodo/Glimt 3
Liga champions 21 Oktober 2026
FC Porto 0
PSV Eindhoven 1
Liga champions 21 Oktober 2026
VfB Stuttgart 1
Atletico Madrid 1
Liga champions 21 Oktober 2026
PSG 4
Barcelona 2
Liga champions 21 Oktober 2026
Man City 5
AEK Athens FC 1
Liga champions 21 Oktober 2026
Liverpool 4
Villarreal 3
Liga indonesia 21 Oktober 2026
Bali United 5
Garudayaksa 0
Liga indonesia 21 Oktober 2026
Persija 5
Arema FC 1
Liga champions 21 Oktober 2026
Como 4
Man United 1
Liga champions 21 Oktober 2026
Lille 2
Galatasaray 4
Liga italia 20 Oktober 2026
Parma 0
Torino 3
Liga inggris 20 Oktober 2026
Tottenham 3
Coventry 1
Liga spanyol 20 Oktober 2026
Getafe 1
Rayo Vallecano 1
Liga indonesia 20 Oktober 2026
Isenmulang FC 1
Java United 1
Liga indonesia 20 Oktober 2026
Dewa United 2
Persijap 0
Liga indonesia 20 Oktober 2026
Bhayangkara FC 1
PSIM Yogyakarta 0
Liga champions 20 Oktober 2026
Sabah FA 1
Borussia Dortmund 2
Liga champions 20 Oktober 2026
Fenerbahce 2
Slavia Praha 2
Liga italia 19 Oktober 2026
Juventus 0
Lazio 3
Liga prancis 19 Oktober 2026
Lyon 2
Nice 1
Liga spanyol 19 Oktober 2026
Real Madrid 4
Sevilla 1
Liga italia 19 Oktober 2026
Monza 4
Cagliari 0
Liga italia 18 Oktober 2026
AS Roma 2
Genoa 0
Liga prancis 18 Oktober 2026
Troyes 1
Lens 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
Lille 1
Brest 1
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Valencia 0
Athletic Club 0
Liga indonesia 18 Oktober 2026
Persebaya Surabaya 2
PSS Sleman 2
Liga italia 18 Oktober 2026
Udinese 0
Lecce 3
Liga indonesia 18 Oktober 2026
Persib Bandung 1
Persik Kediri 0
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Osasuna 2
Racing Santander 0
Liga inggris 18 Oktober 2026
Leeds United 1
Man United 1
Liga inggris 18 Oktober 2026
Brighton 5
Crystal Palace 0
Liga inggris 18 Oktober 2026
Bournemouth 2
Sunderland 0
Liga italia 18 Oktober 2026
Fiorentina 1
Como 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
Angers 2
Marseille 5
Liga jerman 18 Oktober 2026
Bayer Leverkusen 2
SC Freiburg 1
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Celta Vigo 2
Alaves 1
Liga prancis 18 Oktober 2026
Paris FC 4
Rennes 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
LE Havre 1
Auxerre 3
Liga prancis 18 Oktober 2026
Lorient 1
AS Monaco 0
Liga inggris 18 Oktober 2026
Nottingham Forest 0
Arsenal 1
Liga jerman 18 Oktober 2026
Borussia Monchengladbach 1
Hoffenheim 2
Liga italia 18 Oktober 2026
AC Milan 3
Atalanta 2
Liga spanyol 18 Oktober 2026
Malaga 2
Real Sociedad 5

Ini 5 Aksi Kerusuhan Suporter di Indonesia Hingga Jatuhkan Korban

Selain kerusuhan yang terjadi di Malang kemarin malam, tercatat ada sejumlah kerusuhan mengerikan yang dilakukan suporter hingga jatuh korban jiwa.

Senin, 16 April 2018 | 13:57 WIB
Ini 5 Aksi Kerusuhan Suporter di Indonesia Hingga Jatuhkan Korban

Ini 5 Aksi Kerusuhan Suporter di Indonesia Hingga Jatuhkan Korban

bolatimes.com - Pertandingan antara Arema FC melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4/2018) ternodai oleh aksi suporter tuan rumah, Aremania.

Para pendukung Arema FC (sumber: Simamaung.com)

Laga semula berjalan menarik, kedua tim tampak saling jual beli serangan dan kejar mengejar gol.

Arema FC sempat unggul lebih dulu oleh gol Thiago Furtuoso pada menit ke-18. Berselang satu menit kemudian penyerang Persib, Ezechiel N'Douassel menyamakan kedudukan.

Pada menit ke-76, Ezechiel kembali mencetak gol untuk membawa skuat Maung Bandung berbalik unggul. Namun, lagi-lagi Arema FC membalas berkat gol Balza Bozovic.

Hasil tersebut tampaknya tak membuat Aremania puas. Para pendukung fanatik Arema FC itu justru merangsek masuk lapangan dan membuat kerusuhan. Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez pun jadi salah satu korban aksi kerusuhan tersebut.

Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez menerima luka di kepala (sumber: Twitter/@PSMSnews).

Namun, sejatinya aksi Aremania itu bukanlah yang pertama kali terjadi di kancah sepakbola Indonesia. Jauh sebelumnya, ada beberapa kerusuhan suporter Indonesia yang lebih mencekam hingga menghilangkan nyawa.

Berikut Bolatimes.com menyajikan peristiwa kerusuhan suporter Indonesia yang meragang nyawa.

1. Aremania Meninggal di Sragen

Baca Juga: Aremania, Coba Tengok Suporter Sebelah

Pertandingan Arema kontra Persebaya Surabaya pada 19 Desember 2015, harus mengorbankan nyawa.

Pertemuan dua klub besar Jawa Timur itu merembet ke suporter kedua tim, yang terkenal militan dan berjumlah besar.

Pertikaian pun tak terhindarkan, dua suporter terlibat bentrok dalam perjalanan menuju Sleman, Yogyakarta.

Tawuran dua suporter fanatik itu terjadi di dua titik berbeda di Kabupaten Sragen Jawa Tengah. Dua orang dilaporkan tewas.

Menurut Kasat Sabhara Polres Sragen AKP Hartono kala itu, kerusuhan dua suporter terjadi di SPBU Jatisumo Ngampal Sragen dan bengkel batas kota Nglorok Sragen, sekitar pukul 04.15 WIB, Sabtu (19/12/2018).

“Korban meninggal adalah suporter Arema Malang yakni Eko Prasetyo (30) warga RT 19/04 Pandesari Batu Malang dan sopir Suzuki Carry, Slamet warga Malang,” ujar Hartono.

2. Persis Solo vs Martapura FC, Suporter Tewas Tertusuk

Kerusuhan suporter yang tak kalah mengerikan terjadi pada laga Persis Solo vs Martapura FC di Stadion Manahan Solo, Rabu (22/10/2014).

Usai laga tersebut salah satu suporter, Joko Riyanto dikabarkan tewas.

Kapolresta Solo, Kombes Pol. Iriansyah, ketika itu mengatakan, berdasarkan hasil autopsi sementara dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Semarang, luka di dada korban bisa jadi akibat keris, pisau, atau obeng.

3. Suporter Persebaya tewas dilempari batu

Kerusuhan suporter berujung kematian selanjutnya yakni menimpa pendukung Persebaya.

Laga yang mempertemukan Persebaya dan Persela Lamongan 10 Maret 2012 itu bahkan menewaskan lima nyawa.

Dikabarkan, kelimanya tewas setelah diserang suporter Persela Lamongan dengan lemparan batu ketika korban berada di atas kereta api.

×
Zoomed
TERKINI

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers masih menunda debutnya di SC Heerenveen. Simak alasan kebugaran dan ritme tanding sang...

bolaindonesia | 13:09 WIB

Mees Hilgers resmi bergabung dengan SC Heerenveen. Simak peluangnya kembali membela Timnas Indonesia di bawah arahan pel...

bolaindonesia | 07:00 WIB

Wasit asing tidak lagi rutin bertugas di Super League 2026/2027. Simak alasan PSSI di balik pembatasan penugasan pengadi...

bolaindonesia | 13:36 WIB

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB