Boladunia

Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2022, Hansi Flick Ogah Mundur dari Jabatan Pelatih

Hansi Flick ngotot latih Timnas Jerman.

Husna Rahmayunita

Pelatih kepala Jerman Hansi Flick berpidato pada konferensi pers, menjelang pertandingan sepak bola Grup 3 UEFA Nations League antara Jerman dan Hungaria, di kampus DFB (Asosiasi Sepak Bola Jerman) di Frankfurt am Main, Jerman barat, pada 22 September, 2022. ANDRE PAIN / AFP
Pelatih kepala Jerman Hansi Flick berpidato pada konferensi pers, menjelang pertandingan sepak bola Grup 3 UEFA Nations League antara Jerman dan Hungaria, di kampus DFB (Asosiasi Sepak Bola Jerman) di Frankfurt am Main, Jerman barat, pada 22 September, 2022. ANDRE PAIN / AFP

Bolatimes.com - Hansi Flick bersikukuh masih ingin melatih Timnas Jerman meski skuadnya tersingkir menyakitkan dari Piala Dunia 2022. Jerman gagal lolos ke 16 besar tetapi sang pelatih enggan meundur.

Pada matchday terakhir Grup E Piala Dunia 2022, Jerman menang dengan skor 4-2 atas Kosta Rika. Namun, kemenangan itu tak berarti lantaran di laga lain Spanyol tunduk 1-2 dari Jepang.

Der Panzer pun finis di urutan ketiga klasemen Grup E dan gagal mengunci tiket ke fase knockout Piala Dunia 2022, sama seperti edisi sebelumnya.

Hansi Flick mengungkapkan bahwa dia tidak berencana mundur karena masih terikat kontrak hingga Euro 2024, tetapi mengakui keputusan untuk tetap melatih Der Panzer ada di tangan Federasi Sepak Bola Jerman.

"Dari sisi saya, tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan (pekerjaan) ini," tambahnya yang dikutip AFP pada Kamis (01/12).

"Saya menikmatinya, kami memiliki pemain bagus yang datang."

Mantan pelatih Bayern Munchen itu menyerukan adanya perubahan pada pengembangan pemain muda sepak bola Jerman dan mengatakan mereka perlu mencari cara agar bisa mengejar negara-negara lain.

"Kami memiliki pemain yang bermain dengan klub top dan kami memiliki kualitas (tetapi) saya percaya bahwa untuk masa depan sepak bola Jerman, kami perlu melakukan hal berbeda dalam latihan," kata Flick.

"Akan sangat penting untuk fokus pada generasi baru pesepak bola. Ada pemain bagus untuk masa depan, tetapi untuk sepuluh tahun ke depan, sangat penting bagi kami untuk membuat langkah yang tepat sekarang," tutupnya.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini