Liga italia 3 November 2026
Sassuolo 2
Fiorentina 4
Liga italia 3 November 2026
Atalanta 0
Parma 3
Liga prancis 3 November 2026
Lorient 0
Brest 2
Liga inggris 3 November 2026
Newcastle 0
Everton 1
Liga spanyol 3 November 2026
Deportivo La Coruna 2
Osasuna 1
Liga italia 2 November 2026
Lecce 1
Genoa 2
Liga spanyol 2 November 2026
Elche 0
Valencia 1
Liga italia 2 November 2026
Juventus 2
Napoli 0
Liga prancis 2 November 2026
Marseille 2
Toulouse 0
Liga spanyol 2 November 2026
Athletic Club 2
Real Sociedad 1
Liga italia 1 November 2026
Udinese 2
AS Roma 5
Liga inggris 1 November 2026
Tottenham 2
Crystal Palace 0
Liga jerman 1 November 2026
Bayern Munchen 2
Borussia Dortmund 2
Liga spanyol 1 November 2026
Real Betis 2
Malaga 1
Liga italia 1 November 2026
AC Milan 3
Inter Milan 1
Liga prancis 1 November 2026
Troyes 2
Le Mans 0
Liga prancis 1 November 2026
Lyon 2
Angers 0
Liga inggris 1 November 2026
Aston Villa 1
Fulham 1
Liga spanyol 1 November 2026
Barcelona 6
Alaves 1
Liga indonesia 1 November 2026
Persib Bandung 4
Isenmulang FC 0
Liga indonesia 1 November 2026
PSIM Yogyakarta 2
Borneo FC 1
Liga italia 1 November 2026
Como 1
Venezia 0
Liga indonesia 1 November 2026
Garudayaksa 3
PSS Sleman 1
Liga spanyol 1 November 2026
Getafe 3
Sevilla 1
Liga italia 1 November 2026
Frosinone 2
Torino 0
Liga italia 1 November 2026
Lazio 2
Cagliari 1
Liga prancis 1 November 2026
Strasbourg 5
Auxerre 1
Liga jerman 1 November 2026
Union Berlin 1
FC Koln 1
Liga spanyol 1 November 2026
Racing Santander 0
Real Madrid 3
Liga prancis 1 November 2026
Paris FC 3
AS Monaco 1
Liga inggris 1 November 2026
Liverpool 0
Arsenal 1
Liga jerman 1 November 2026
Eintracht Frankfurt 3
Hamburger SV 1
Liga prancis 31 Oktober 2026
LE Havre 1
PSG 5
Liga jerman 31 Oktober 2026
SV Elversberg 4
FSV Mainz 05 1
Liga spanyol 31 Oktober 2026
Villarreal 0
Espanyol 1
Liga prancis 31 Oktober 2026
Lille 1
Lens 0
Liga indonesia 31 Oktober 2026
Persik Kediri 1
Persita 5
Liga indonesia 31 Oktober 2026
PSM Makassar 0
Madura United 1
Liga indonesia 31 Oktober 2026
Arema FC 1
Bali United 3
Liga indonesia 31 Oktober 2026
Dewa United 2
Persija 1
Liga inggris 31 Oktober 2026
Chelsea 2
Man United 0
Liga spanyol 31 Oktober 2026
Levante 0
Atletico Madrid 2
Liga italia 31 Oktober 2026
Bologna 2
Monza 1
Liga jerman 31 Oktober 2026
FC Schalke 04 0
RB Leipzig 2
Liga jerman 31 Oktober 2026
FC Augsburg 1
SC Freiburg 2
Liga jerman 31 Oktober 2026
Bayer Leverkusen 2
VfB Stuttgart 4
Liga jerman 31 Oktober 2026
Borussia Monchengladbach 0
SC Paderborn 07 0
Liga jerman 31 Oktober 2026
Werder Bremen 2
Hoffenheim 0
Liga inggris 31 Oktober 2026
Coventry 3
Sunderland 1
Liga inggris 31 Oktober 2026
Hull City 2
Ipswich 2
Liga inggris 31 Oktober 2026
Brentford 2
Nottingham Forest 0
Liga inggris 31 Oktober 2026
Man City 0
Brighton 1
Liga inggris 31 Oktober 2026
Bournemouth 2
Leeds United 0
Liga spanyol 31 Oktober 2026
Rayo Vallecano 3
Celta Vigo 0
Liga prancis 31 Oktober 2026
Nice 5
Rennes 2
Liga italia 30 Oktober 2026
Frosinone 5
Lecce 1
Liga italia 30 Oktober 2026
Fiorentina 2
Atalanta 2
Liga indonesia 30 Oktober 2026
Java United 2
Bhayangkara FC 0
Liga indonesia 30 Oktober 2026
Persebaya Surabaya 1
Persijap 1
Liga italia 29 Oktober 2026
Parma 0
Udinese 0
Liga italia 29 Oktober 2026
Venezia 0
Inter Milan 2
Liga italia 29 Oktober 2026
AC Milan 2
Bologna 4
Liga italia 29 Oktober 2026
Monza 1
Napoli 4
Liga italia 29 Oktober 2026
Genoa 2
Juventus 0
Liga italia 28 Oktober 2026
Sassuolo 2
Lazio 6
Liga italia 28 Oktober 2026
Torino 1
Como 3
Liga italia 28 Oktober 2026
AS Roma 4
Cagliari 2

Mengenal Tite, Pelatih Timnas Brasil Doa di Masjid Sebelum Lawan Serbia di Piala Dunia 2022

Tite jadi perbincangan jelang duel Brasil vs Serbia.

Husna Rahmayunita BolaTimes.com
Kamis, 24 November 2022 | 13:45 WIB
Mengenal Tite, Pelatih Timnas Brasil Doa di Masjid Sebelum Lawan Serbia di Piala Dunia 2022

Mengenal Tite, Pelatih Timnas Brasil Doa di Masjid Sebelum Lawan Serbia di Piala Dunia 2022

bolatimes.com - Sosok pelatih Timnas Brasil Adenor Leonardo Bacchi atau Tite ramai diperbincangkan jelang lawan Serbia di Grup G Piala Dunia 2022. Tite doa di masjid sebelum timnya bertarung.

Brasil akan menghadapi Serbia di Lusail Iconic Stadium, Jumat (25/11/2022) pukul 02.00. Sebelum laga, sikap Tite menuai sorotan.

Tite mengunjungi sebuah masjid di Kota Doha dekat Grand Hamad Stadium, setelah memimpin sesi latihan ringan Neymar cs. Ia disebut memanjatkan doa di sana.

Diketahui, Tite memang kerap mengunjungi tempat-tempat keagamaan untuk melakukan doa. Beredar kabar yang menyebutkan aksinya itu memang kerap dilakukannya saat membawa anak-anak asuhnya menghadapi sejumlah pertandingan internasional di manapun.

Tite diketahui kerap melakukan peribadatan di tempat manapun. Ia selalu meluangkan waktu untuk merenung, meditasi, dan juga memanjatkan doa.

Sepulang dari masjid pada saat di Qatar, Tite kemudian langsung kembali ke markas latihan timnas Brasil sekaligus penginapan di Westin Hotel, Kota Doha.

Brasil pun datang dengan status tim peringkat satu dunia. Brasil tersebut menjadi salah satu negara yang difavoritkan keluar sebagai juara Piala Dunia 2022.

Pelatih Timnas Brasil, Tite. [Miguel SCHINCARIOL / AFP]
Pelatih Timnas Brasil, Tite. [Miguel SCHINCARIOL / AFP]

Profil Tite

Lama berkecimpung di Liga Brasil menjadikan pemahaman Tite terhadap filosofi bermain Jogo Bonito khas Brasil tidak perlu diragukan lagi. Berkat tangan dingginnya, Brasil menjadi tim yang dijagokan di PialaDunia 2022.

Terlebih, Brasil diperkuat oleh bintang kelas dunia dari lini serang sampai dengan penjaga gawang. Neymar dan kawan-kawannya membuktikan bahwa Brasil masih menjadi tim tersukses sepanjang sejarah Piala Dunia digelar.

Tite sendiri merupakan pelatih lokal. Pelatih yang diketahui berusia 61 tahun tersebut sudah memasuki musim ke-7 nya sebagai pelatih timnas Brasil.

Tite masih diberikan kesempatan untuk terus melatih timnas Brasil, meskipun gagal dalam Piala Dunia 2018. Kala itu itu, Brasil yang dinahkodainya hanya mampu mencapai babak perempat final setelah kalah 2-1 dari Belgia.

Selama melatih timnas Brasil, Tite setidaknya mempersembahkan satu gelar Copa Amerika musim 2018/2019. Ia juga mampu membawa Brasil ke partai puncak Copa Amerika 2021 sebelum akhirnya menyerah dari Argentina dengan skor 1-0.

Sebelum membersamai timnas Brasil, ia diketahui melatih beberapa tim Liga Brasil, seperti Corinthians, Palmeiras, Internacional, sampai dengan Gremio.

Tite yang memiliki riwayat sebagai pemain Liga Brasil menampakkan sebuah kewajaran jika memiliki karier kepelatihan yang panjang di negaranya sendiri.

Namun, kariernya sebagai pemain tidak sesukses pada saat ia menjadi seorang pelatih. Ia hanya mempunyai karier selama dua musim saja sebagai pemain, dari tahun 1984 sampai dengan 1986.

Selama lebih dari enam musim membersamai timnas Brasil, Tite telah mencoba beberapa strategi dan juga taktik. Satu formasi yang menjadi salah satu favorit Tite di beberapa laga terakhir Brasil yaitu formasi 4-2-3-1.

Kemenangan 5-1 atas Tunia pada laga persahabatan di bulan September 2022 lalu menjadi kali terakhir Tite menggunakan formasi tersebut. Sebelum ambisius dengan formasi tersebut, ia cukup maniak dengan Formasi 4-3-3 menyerang.

Wajar, Tite sudah pasti memanfaatkan brasil yang diperkuat oleh banyak pemain sayap kelas dunia dengan formasi tersebut. Tidak hanya itu, ia juga beberapa kali menggunakan formasi 4-4-2 dengan skema double pivot.

Penggunaan formasi tersebut tentu saja pada saat timnya melawan tim-tim dengan kapasitas menyerang yang kuat dan juga cepat.

Selain itu, alasan lain dari adanya hal tersebut yaitu keberadaan gelandang-gelandang bertahan Premier League seperti Casemiro, Fabinho, Fred, dan Bruno Guimaraes. Keberadaan mereka menjadi kelebihan tersendiri bagi timnas Brasil yang dimanfaatkan oleh Tite.

Meskipun hanya finish di babak perempat Final Piala Dunia 2018, timnas Brasil tetap memberikan kepercayaan bagi sang pelatih. Bukan tanpa alasan, di luar kegagalan tersebut, Tite memang tampil sangat baik dengan timnas Brasil.

Selama lebih dari enam tahun, Tite hanya mengalami total lima kekalahan. Selama memainkan sebanyak 76 laga, ia berhasil membawa Brasil meraih 58 kali kemenangan, 13 kali imbang, dan hanya kalah sebanyak lima kali saja.

Uniknya, dari lima kekalahan tersebut, tiga diantaranya yaitu pada saat melawan timnas Argentina. Dua kekalahan Tite sisanya didapatkan pada saat laga persahabatan melawan Peru 2019 lalu, dan melawan Belgia pada Piala Dunia 2019.

Walau begitu, Tite masih memiliki persentase poin yang tinggi bersama timnas Brasil. Melansir dari berbagai sumber, Tite tercatat mempunyai persentase poin per laga sebesar 2.46 dengan total 170 gol dan hanya kebobolan 30 dari 76 laga.

(Suara.com/Syifa K.)

×
Zoomed
TERKINI

MLSC 2026/2027 berekspansi ke tiga kota baru demi menjaring talenta muda pesepak bola putri Indonesia menuju ajang Piala...

boladunia | 15:11 WIB

Simak profil lengkap skuat Timor Leste yang akan menantang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Tim ini diperkuat paduan ...

boladunia | 12:49 WIB

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?...

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu....

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena....

boladunia | 21:14 WIB