Boladunia

4 Alasan Liverpool Bisa Juara Liga Champions

Liverpool kini sedang menatap pertandingan semifinal Liga Champions melawan Villarreal.

Rauhanda Riyantama

Liverpool juara Liga Champions 2018/2019 usai menaklukkan Tottenham Hotspur 2-0 di final Liga Champions yang dihelat di Stadion Wanda Metropolitani, Madrid, Minggu (2/6/2019) dini hari tadi. [Paul ELLIS / AFP]
Liverpool juara Liga Champions 2018/2019 usai menaklukkan Tottenham Hotspur 2-0 di final Liga Champions yang dihelat di Stadion Wanda Metropolitani, Madrid, Minggu (2/6/2019) dini hari tadi. [Paul ELLIS / AFP]

Bolatimes.com - Berstatus sebagai klub besar, Liverpool memastikan langkah mulus ke babak semifinal Liga Champins 2021-2022 dan menjadi kandidat juara musim ini setelah menampilkan performa impresif.

Meskipun meraih hasil imbang dengan skor 3-3 pada leg kedua perempat final Liga Champions 2021-2022 melawan Benfica, Liverpool pastikan satu tiket semifinal.

Kemenangan telak di leg pertama dengan skor 3-1 membuat Liverpool menyudahi perlawanan Benfica dengan unggul agregat 6-4, The Reds sudah ditunggu Villarreal.

Villarreal akan jadi lawan Liverpool di babak semifinal Liga Champions musim ini setelah penampilan mengesankan Yellow Submarine kalahkan Bayern Muenchen.

Penampilan defensif efektif membuat Villarreal berhasil membekuk Bayern Muenchen dengan agregat 2-1 dan menyegel satu tiket semifinal.

Di atas kertas Liverpool pasti diunggulkan, namun penampilan Villarreal yang mampu menyingkirkan Bayern Muenchen membuat tim asuhan Unai Emery tak pantas dipandang sebelah mata.

Namun begitu, skuat asuhan Jurgen Klopp memiliki keunggulan yang membuat mereka pantas melaju ke partai final dan meraih gelar juara Liga Champions musim ini.

1. Tunjukkan Diri Tim Superior

Para pemain Liverpool merayakan gol Fabinho saat mengalahkan Watford 2-0. (AFP)
Para pemain Liverpool merayakan gol Fabinho saat mengalahkan Watford 2-0. (AFP)

Keberhasilan di babak perempat final tak hanya membawa Liverpool melaju ke semifinal, tetapi juga menunjukkan kekuatan di hadapan calon pesaing hingga partai final.

Apalagi Liverpool lolos ke semifinal dengan margin skor besar, membuat gol ke gawang lawan sepertinya bukan perkara sulit.

Kelemahan yang sudah diketahui musuh hanya tinggal diperbaiki oleh Juergen Klopp dan memastikan bisa diatasi segera mungkin.

2. Kedalaman Skuat

Masalah cedera pemain sepertinya bukan lagi halangan bagi Liverpool meraih gelar di musim ini, seperti sebelum-sebelumnya.

Mulai dari kiper, pemain bertahan, gelandang dan striker, Liverpool memiliki kedalaman pemain yang bisa dibilang dengan kualitas sama.

Hal itu bahkan sudah ditunjukkan Juergen Klopp saat imbang melawan Benfica di leg kedua perempat final Liga Champion lalu.

Sejumlah pemain inti yang dimainkan pada leg pertama disimpan Klopp dan hal itu membuat tim ini semakin padu.

3. Ambisi Quadruple

Kiper Liverpool, Caoimhin Kelleher saat mengangkat trofi juara Piala Liga Inggris. (JUSTIN TALLIS / AFP)
Kiper Liverpool, Caoimhin Kelleher saat mengangkat trofi juara Piala Liga Inggris. (JUSTIN TALLIS / AFP)

Liverpool tak hanya memastikan diri melangkah ke semifinal Liga Champions, tetapi juga Piala FA dan akan bentrok dengan Manchester City untuk tiket final.

Sebelumnya The Reds sudah lebih dulu merengkuh gelar juara di ajang Piala Carabao dan masih menjadi pesaing gelar juara Premier League.

Liverpool hanya selisih satu poin dengan Manchester City di tabel klasemen sementara, tujuh laga tersisa menjadi faktor penentu gelar juara Liga Inggris.

Trofi Liga Champions adalah pelengkap gelar juara Liverpool musim ini, setelah menyingkirkan Villarreal di partai semifinal dan memastikan trofi di partai final.

4. Tren Bertemu Villarreal

Dalam dua pertemuan terakhir Liverpool melawan Villarreal, skuat asuhan Juergen Klopp hanya satu kali menelan keklalahan dengan skor tipis 1-0 di markas Yellow Submarine.

Hasil ini tercipta sata kedua tim bertemu di ajang Liga Erupa, 29 April 2016, meski begitu pada leg kedua The Reds mampu membalikkan keadaan.

Stadion Anfield menjadi ladang pembantaian Villarreal oleh Liverpool, Roberto Soldado dkk dibuat malu dengan skor 3-0.

Kemenangan atas Villarreal di partai semifinal nanti tentu membuat langkah The Reds ke final berjalan mulus, tentunya juga akan berdampak positif terhadap penampilan mereka di final.

(Kontributor: Eko Isdiyanto)

Berita Terkait

Berita Terkini