Boladunia

Deretan Penentuan Gelar Juara Paling Ketat dalam Sejarah, Nomor 1 Bikin Jantungan

Berikut deretan Liga yang menyajikan penentuan gelar juara paling sengit.

Rauhanda Riyantama

Manchester City saat menjadi juara Liga Primer Inggris musim 2013/2014.
Manchester City saat menjadi juara Liga Primer Inggris musim 2013/2014.

Bolatimes.com - Liverpool dan Manchester City saat ini tengah dalam perburuan ketat gelar Liga Inggris 2021-2022, selisih satu poin jadi pembeda tangga klasemen sementara yang diduduki.

Perebutan gelar juara Premier League musim ini berjalan ketat antara Liverpool dan Manchester City, pertemuan terakhir yang berakhir imbang semakin membuat panas persaingan.

Manchester City masih nyaman di puncak klasemen sementara dengan raihan 74 poin, namun kenyamanan The Citizen bisa saja terusik dengan kehadiran Liverpool.

Liverpool yang dikomandoi Jurgen Klopp membuntuti mereka di posisi kedua dengan hanya selisih satu poin, dengan mengoleksi 73 poin.

Sisa tujuh pertandingan membuat perebutan gelar musim ini diprediksi bisa sampai laga terakhir Premier League, siutuasi yang mengingatkan kembali musim 2018-2019.

Keseruan perebutan gelar juara saat itu antara Liverpool dan Manchester City bisa saja terjadi kembali, The Citizen pun akhirnya keluar sebagai juara.

Menariknya lagi Man City juara setelah unggul satu poin atas Liverpool, meski demikian perebutan gelar juara ketat juga pernah terjadi sebelumnya, seperti berikut ini.

1. Premier League 2011-2012

Bisa dibilang Manchester City saat itu berubah status dari yang biasa disebut 'Tetangga Berisik' menjadi 'Tetangga Merepotkan' bagi Manchester United.

Bagaimana tidak, mengakhiri musim dengan poin sama yakni 89 tapi Man City yang berhak menyandang status juara Premier League usai unggul selisih gol.

2. Eredivisie 2006-2007

Tiga klub besar Liga Belanda saat itu dalam trek perebutan gelar juara, PSV Eindhoven, Ajax Amsterdam dan AZ Alkmaar dengan poin yang sama yakni 72.

Untuk selisih gol, ketiga klub ini masing-masing terpaut kurang dari lima gol hngga akhirnya AZ Alkmaar menelan kekalahan di saat PSV dan Ajax memetik kemenangan.

PSV Eindhoven pun keluar sebagai juara setelah unggul selisih satu gol dari Ajax Amsterdam.

3. Tippeligaen 2004

Sama seperti perebutan tiga klub besar Liga Belanda, di Liga Norwegia ada Rosenborg dan Valeranga yang sama-sama mengemas 45 poin dan selisih 15 gol di pekan terakhir.

Di laga tersebut Valerangan sukes memetik kemenangan dengan skor 3-0, namun Rosenborg juga menang dengan skor 4-1 hingga menjadi juara dengan unggul produktivitas gol.

4. Premier League 1988-1989

Bisa jadi musim yang apes untuk Liverpool setelah hanya membutuhkan hasil imbang untuk bisa mengunci gelar juara di musim tersebut.

Nahas, lawan yang dihadapi saat itu Arsenal yang juga menempati peringkat kedua dan memiliki ambisi yang sama, juara Liga Inggris.

Meriam London justru menang atas Liverpool dengan skor 2-0, sekaligus memastikan gelar juara Liga Inggris saat itu jatuh ke tangan mereka.

(Kontributor: Eko Isdiyanto)

Berita Terkait

Berita Terkini