Boladunia

3 Alasan Liverpool Bisa Terjungkal Lawan Villarreal, Dua Raksasa Sudah Jadi Korban

Villarreal bisa membuat kejutan saat menghadapi Liverpool

Irwan Febri Rialdi

Pemain Villarreal, Samuel Chukwueze melakukan selebrasi usai bobol gawang Bayern Munich. (JOSE JORDAN / AFP)
Pemain Villarreal, Samuel Chukwueze melakukan selebrasi usai bobol gawang Bayern Munich. (JOSE JORDAN / AFP)

Bolatimes.com - Drawing semifinal Liga Champions 2021/22 sudah diketahui berdasarkan bagan yang keluar saat drawing perempat final yang dilakukan bulan lalu.

Adalah Villarreal melawan Liverpool dan Manchester City versus Real Madrid yang bakal menjadi dua laga seru di babak semifinal nanti.

Manchester City bentrok dengan Madrid adalah duel yang bisa disebut berimbang karena keduanya memang diprediksi bisa melaju sejauh ini.

Berbeda dengan laga Villarreal vs Liverpool, duel ini akan menjadi pertemuan antara tim unggulan dengan tim underdog. Ya, The Yellow Submarine secara mengejutkan bisa menembus semifinal Liga Champions musim ini.

Perjalanan Villarreal juga terbilang meyakinkan untuk bisa sampai di fase ini. Skuad besutan Unai Emery tersebut menumbangkan lawan-lawan yang di atas kertas lebih diunggulkan.

Ambil contoh pada babak perempat final. Villarreal secara mengejutkan mampu menyingkirkan raksasa macam Bayern Munchen dengan agregat 2-1.

Oleh karena itu, Liverpool tak bisa berleha-leha dan menganggap enteng Villarreal. Karena ada beberapa alasan yang bisa bikin The Reds terjungkal saat melawan Villarreal.

1. Villarreal Giant Killing

Penakluk raksasa, begitu kiranya istilah yang tepat buat kiprah Villarreal di Liga Champions musim ini. Mereka berhasil mengalahkan tim-tim kuat di fase gugur.

Di babak 16 besar, Villarreal menyingkirkan Juventus dengan agregat 4-1--dimana salah satu pertemuannya berakhir dengan kemenangan 3-0 Villarreal.

Lalu di babak perempat final kemarin, Villarreal secara mengejutkan mengeliminasi Bayern Munchen yang berstatus sebagai juara Liga Champions dua musim lalu.

2. Faktor Unai Emery

Alasan berikutnya adalah keberadaan Unai Emery di kursi pelatih Villarreal. Sosok asal Spanyol tersebut sudah beberapa kali menghadapi Juergen Klopp.

Meski dalam 5 pertemuan di antara keduanya Emery baru meraih 1 kemenangan dan menelan 3 kekalahan, dia setidaknya memahami pola permainan The Reds di bawah arahan Klopp.

3. Liverpool Kudu Berbagi Fokus

Dilema terjadi buat Liverpool. Fokus mereka harus terbagi karena saat ini juga tengah bersaing dengan Manchester City di perebutan juara Liga Inggris.

Hal ini pula yang bikin Klopp merotasi banyak pemainnya saat menghadapi Benfica di leg kedua perempat final lalu. Keputusan ini akhirnya berujung pada hasil akhir 3-3, meski pada akhirnya Liverpool tetap lolos dengan agregat 6-4.

Selain Liga Inggris, Liverpool juga masih harus berjibaku di ajang lain seperti semifinal Piala FA melawan Manchester City.

Kontributor: Aditia Rizki 

Berita Terkait

Berita Terkini