Boladunia

Pakai Bangkai Kelelawar, Kamerun Dituduh Gunakan Ilmu Sihir di Piala Afrika

Kamerun dituding melakukan pelanggaran di Piala Afrika 2021.

Husna Rahmayunita

Neymar cedera ketika laga persahabatan kontra Kamerun. (Glyn Kirk/AFP).
Neymar cedera ketika laga persahabatan kontra Kamerun. (Glyn Kirk/AFP).

Bolatimes.com - Kamerun selaku tuan rumah penyelenggara Piala Afrika 2021 menuai sorotan. Muncul tudingan, Kamerun mengandalkan ilmu sihir dengan bangkai kelelawar.

Cerita ini datang dari staf pelatih Zimbabwe, Zdravko Logarusic. Pria asal Kroasia ini mengaku menemukan hal yang janggal sebelum pertandingan pertama melawan Senegal.

Logarusic menuduh Kamerun menggunakan ilmu hitam dengan mengklaim menemukan bukti adanya bangkai kelelawar.

Sebuah foto berseliweran di media jelang pertandingan Zimbabwe melawan Senegal, Senin (10/1/2022). Dalam potret tersebut menggambarkan Logarusic memperlihatkan bangkai kelelawar yang tergeletak di rumput Kouekong Stadium.

Pada pertandingan tersebut, Zimbabwe kalah dramatis. Mereka dibuat menyerah oleg Senegel. Gol Sadio Mane di menit 90+7 membuat Senegal unggul 1-0.

Ini bukan pertama kalinya Kamerun dituduh menggunakan ilmu hitam untuk mempengaruhi pertandingan kompetitif, khususnya di Piala Afrika. Sebelumnya, Kamerun juga pernah diperbincangkan.

Tepatnya, saat semifinal Piala Afrika 2002. Kalag itu, terjadi pertandingan antara Mali dan Kamerun.

Pelatih kepala mereka saat itu, Winfried Schaefer, dan pelatih penjaga gawang, Thomas Nkono, ditangkap oleh polisi setelah diduga memasang jimat di lapangan sebelumg pertandingan.

Pada laga tersebut Kamerun menang 3-0, lolos ke final, dan juara setelah menang adu penalti 3-2 (0-0) melawan Senegal. Pihak Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF) sampai buka suara.

CAF menerangkan tindakan tersebut tak etis dalam sebuah pertandingan. Mereka bersikap terkait dugaan penggunaan ilmu hitam di laga sepak bola.

Kontributor: Kusuma Alan

Berita Terkait

Berita Terkini