Boladunia

Profil Teerasil Dangda, Striker Gahar Timnas Thailand di Ambang Pecah Rekor

Teerasil Dangda seorang legenda Timnas Thailand.

Husna Rahmayunita

Pemain Timnas Thailand, Teerasil Dangda mencetak gol penalti ke gawang Timnas Indonesia pada final Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok (17/12/2016) (AFP)
Pemain Timnas Thailand, Teerasil Dangda mencetak gol penalti ke gawang Timnas Indonesia pada final Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok (17/12/2016) (AFP)

Bolatimes.com - Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) sudah mengumumkan skuad Timnas Thailand yang akan dibawa ke Piala AFF 2020, salah satu yang didaftarkan adalah Teerasil Dangda.

Teerasil Dangda merupakan salah satu pemain senior yang sangat kenyang dengan pengalaman bermain di level internasional.

Kehadirannya bisa menjadi salah satu faktor tambahan kekuatan Thailand, khususnya di lini depan. Bahkan jelang bergulirnya Piala AFF 2020, Teerasil Dangda di ambang mecetak rekor.

Teerasil  Dangda yang saat ini sudah mengoleksi 15 gol di ajang Piala AFF, bisa melampaui torehan Noh Alam Shah sebagai top skor sepanjang masa Piala AFF dengan 17 gol.

Profil Teerasil Dangda

Teerasil Dangda sendiri merupakan sosok kelahiran Bangkok, Thailand, pada 6 Juni 1988. Teerasil sudah menyukai sepak bola sejak kecil, di pun menimba ilmu di SBB di kampung halamannya.

Baru di tahun 2003 saat usianya 15 tahun, dia bergabung dengan akademi Assumption College Thonburi.

Setelah dua tahun tak kunjung mendapat kesempatan berkarier profesional di sana, Teerasil Dangda akhirnya pindah ke Air Technical Training School di musim 2004/05.

Pada musim perdananya itu, dia langsung melakoni debut profesionalnya di Liga Thailand dan mencetak tiga gol dari 6 penampilan buat timnya.

Perjalanan Teerasil Dangda berlanjut dengan bergabung bersama klub Raj Pracha, kemudian Muangthong United pada medio 2006-2007. Di periode itu, dia mencetak 16 gol dan 11 assist.

Bakat Teerasil yang mencolok itu membuatnya mendapat kesempatan trial di Manchester City, bersama dengan dua kompatriotnya di Timnas Thailand, Suree Sukha dan Kiatprawut Saiwaeo.

Hal ini bisa terjadi berkat koneksi mantan perdana menteri Thailand, Thaksin Sinawatra, yang saat itu membeli Man City. Sayang, kesempatan untuk mentas di Liga Inggris bersama City harus gagal karena Teerasil tidak mendapatkan izin kerja.

Setelah dari City, Teerasil Dangda sempat bergabung dengan tim asal Swiss, Grasshopper. Setelah hanya bermain untuk tim cadangan, Teerasil memutuskan pulang ke Thailand pada 2009.

Teerasil Dangda kembali mencuri perhatian klub-klub di Eropa setelah membawa Muangthong menjuarai liga domestik sebanyak tiga kali. Dia sempat diundang mengikuti trial di Atletico Madrid pada 2013, namun tak ada kabar kelanjutannya.

Lantas pada Februari 2014, Almeria meminjam Teerasil Dangda hingga akhir musim. Dia menjadi pemain Thailand pertama yang bisa berkarier di Liga Spanyol.

Setelah tak banyak mendapat kesempatan, Teerasil Dangda kembali pulang ke Muangthong United pada Januari 2015.

Perjalanan karier Teerasil Dangda masih berlanjut setelah itu. Dia bergabung dengan klub asal Jepang, Sanfrecce Hiroshima, pada Desember 2017. Hanya satu musim Teerasil Dangda di sana dengan mencetak 6 gol dari 32 penampilan.

Meski sudah diminta bermain untuk musim selanjutnya, Teerasil memilih pulang ke Muangthong United. Namun pada Januari 2020, Teerasil Dangda kembali ke Jepang dengan bergabung bersama Shimizu S-Pulse. Di J1 League 2020, Teerasil mencetak 3 gol dari 24 laga.

Setelah berpetualang, Teerasil Dangda akhirnya memutuskan pulang ke Thailand dan bergabung dengan BG Pathum United. Dia masih bermain untuk klub tersebut hingga sekarang.

Kontributor: Aditia Rizki Nugraha

Berita Terkait

Berita Terkini