Boladunia

3 Pelatih Bergelimang Trofi yang Nganggur, Cocok untuk Manchester United

Masih ada tiga pelatih jempolan nganggur yang bisa dipinang Manchester United

Irwan Febri Rialdi

ernesto valverde/instagram
ernesto valverde/instagram

Bolatimes.com - Manchester United tengah mencari pelatih baru yang tepat untuk menggantikan posisi Ole Gunnar Solskjaer.

Sebelumnya, Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer telah resmi berpisah. Kepastian ini diumumkan pihak klub pada Minggu (21/11/2021).

Langkah ini ini diambil oleh Ole Gunnar Solskjaer serta manajemen klub setelah Setan Merah mengalami kekalahan memalukan dari Watford pada laga Sabtu (20/11/2021) malam.

Dalam pertandingan yang terselenggara di Vicarage Road, markas Watford, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan dihajar dengan skor 1-4 oleh tim tuan rumah.

Ini menjadi kekalahan keempat yang diraih skuad Setan Merah pada lima pertandingan terakhir di Liga Inggris 2021/2022.

Untuk sementara, kursi manajer Manchester United bakal diduduki oleh Michael Carrick sembari pihak klub mencari pelatih pengganti yang sesuai.

Setidaknya, ada sejumlah nama pelatih yang sering disebut-sebut bakal ditunjuk Manchester United untuk menggantikan Ole Gunnar Solskjaer.

Salah satu nama yang sempat muncul ialah Antonio Conte. Namun, agaknya hal ini tak bisa terpenuhi karena Conte sudah resmi menerima tugas baru sebagai pelatih Tottenham Hostspur.

Praktis, hanya tinggal beberapa nama pelatih yang masih menganggur, tetapi memiliki rekam jejak yang mumpuni dalam mempersembahkan gelar juara.

Sebetulnya, ada beberapa nama pelatih yang saat ini berstatus tanpa klub. Namun, kriteria jumlah gelar juara hanya menyisakan beberapa nama.

Berikut Bolatimes.com menyajikan lima pelatih yang bergelimang trofi dan dianggap layak mengasuh Manchester United.

1. Ernesto Valverde

Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde. (JEFF PACHOUD / AFP)
Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde. (JEFF PACHOUD / AFP)

Saat ini, Ernesto Valverde menjadi salah satu pelatih yang berstatus tanpa klub, alias menganggur. Sebelumnya, dia sempat terdepak dari Barcelona apda tahun 2020.

Bisa jadi, Ernesto Valverde adalah salah satu kandidat terbaik yang dimiliki Manchester United untuk menggantikan Ole Gunnar Solskjaer.

Sebab, pelatih asal Spanyol ini memiliki sederet pencapaian yang cukup mentereng ketika menjadi nakhoda di sejumlah klub.

Selain membawa Espanyol, Olympiacos, dan Athletic Bilbao juara, ia pernah sukses saat melatih Barcelona.

Sebab, tak kurang dari dua gelar La Liga yang sukses direngkuhnya bersama Blaugrana, yakni pada edisi 2017/18 dan 2018/19. Selain itu, ada gelar Copa del Rey 2017/18 serta gelar Supercopa de Espana 2018.

2. Zinedine Zidane

Meme Zinedine Zidane gabung Manchester United. (Twitter/@TeamCRonaldo)
Meme Zinedine Zidane gabung Manchester United. (Twitter/@TeamCRonaldo)

Dari sederet nama yang muncul, Zinedine Zidane menjadi salah satu kandidat pelatih yang memiliki gelar paling mentereng.,

Sebab, pelatih asal Prancis itu sukses meraih kejayaan saat menakhodai Real Madrid. Setidaknya, Zizou sukses meraih dua gelar La Liga, yakni pada edisi 2016/17 dan 2019/20.

Yang lebih hebat, ada tiga gelar Liga Champions yang sukses diraih secara beruntun, yakni pada edisi 2015/16, 2016/17, dan 2017/18.

Sampai saat ini, mantan pemain andalan timnas Prancis itu berstatus tanpa klub, alias masih menganggur sejak mengundurkan diri dari Real Madrid pada 27 Mei 2021.

Selain itu, lelaki berusia 49 tahun ini juga pernah membawa Real Madrid meraih dua gelar Supercopa de Espana, yakni pada 2017 dan 2019/20.

Kemudian, ada pula dua gelar UEFA Super Cup pada edisi 2016 dan 2017, serta dua gelar Piala Dunia Antarklub pada dua edisi, yaitu 2016 dan 2017.

3. Ronald Koeman

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman pada laga Liga Spanyol kontra Granada di Camp Nou, Selasa (21/8/2021) dini hari WIB. [AFP/LLUIS GENE / AFP]
Pelatih Barcelona, Ronald Koeman pada laga Liga Spanyol kontra Granada di Camp Nou, Selasa (21/8/2021) dini hari WIB. [AFP/LLUIS GENE / AFP]

Koeman berstatus tanpa klub sejak 28 Oktober 2021 usai didepak Barcelona. Ia dianggap gagal mengangkat performa Barcelona karena hanya meraih dua kemenangan dalam sembilan laga.

Padahal, terpuruknya Barcelona sejatinya bukan murni kesalahan Koeman. Sebab, di waktu yang bersamaan, Barcelona tengah dalam masa sulit dan ditinggal sang superstar Lionel Messi.

Meski demikian, Koeman tetap mempersembahkan trofi Copa del Rey pada musim lalu untuk Barcelona. Selain itu, dia juga kerap memenangkan trofi bersama klub lamanya.

Tiga trofi Liga Belanda bersama Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven, Super Cup Portugal bersama Benfica, dan Copa Del Rey saat menangani Valencia.

Kontributor: Muh Adif Setyawan

Berita Terkait

Berita Terkini