Boladunia

Kisah Alan Shearer, Tolak Manchester United hingga Jadi Legenda Newcastle

Alan Shearer menjadi legenda terbaik Newcastle United

Irwan Febri Rialdi

Alan Shearer memegang trofi Turnamen Prancis (Vincent Amalvy/AFP)
Alan Shearer memegang trofi Turnamen Prancis (Vincent Amalvy/AFP)

Bolatimes.com - Alan Shearer dikenal karena ketajamannya selama membela Blackburn Rovers dan Newcastle United. Hal tersebut sempat membuat Manchester United kepincut. Namun apa daya, Setan Merah hanya mendapat penolakan darinya.

Alan Shearer merupakan penyerang tersubur di Premier League sepanjang sejarah. Ia memegang rekor tersebut sejak kompetisi ini bergulir di tahun 1992 hingga artikel ini dibuat.

Shearer lahir di Newcastle, Inggris pada 13 Agustus 1970. Sebagai pesepak bola asli Inggris, ia pun banyak menghabiskan kariernya di kompetisi Inggris.

Karier juniornya dimulai dari klub bernama Wallsend Boys Club sebelum ia hijrah ke Southampton pada tahun 1986. Dari akademi The Saints lah, ia berhasil menembus kancah profesional.

Alan Shearer bermain untuk Southampton sejak promosi di tahun 1988 hingga 1992 di mana ia mencetak 23 gol dari 118 laga. Angka yang tak buruk untuk penyerang muda saat itu.

Catatan itu membuat Blackburn Rovers lantas meminangnya. Siapa sangka, di Ewood Park ia berhasil menjelma sebagai penyerang garang dengan torehan 112 gol hanya dari 138 laga saja.

Torehan itu diiringi prestasi di mana Shearer mampu membawa Blackburn Rovers menjadi kampiun Premier League di tengah dominasi Manchester United dan Arsenal.

Karenanya, pada 1996 Shearer pun diminati banyak klub, salah satunya Manchester United. Dengan pinangan dari klub besar, tentu seharusnya ia tak berpikir lama untuk bergabung.

Namun pada akhirnya, Shearer memutuskan membela Newcastle United dari 1996 hingga pensiun pada 2006 dan menjadi legenda tim asal Tyneside tersebut.

Lalu, apa yang membuat Alan Shearer lebih memilih Newcastle United ketimbang tim besar seperti Manchester United saat itu?

Tolak MU karena Pemilik Blackburn Rovers dan Kecintaan terhadap Newcastle

Manchester United di era 90 an atau awal berdirinya Premier League merupakan salah satu klub papan atas. Hampir setiap pemain bintang pasti mau berseragam Setan Merah.

Namun hal tersebut tak berlaku untuk Alan Shearer yang menolak bergabung Man United bahkan hingga sebanyak 2 kali dalam kariernya sebagai pemain.

Pada tahun 1996, Blackburn Rovers hendak melego Shearer yang kala itu memiliki banyak peminat. Man United sebagai salah satu peminatnya, yakin bisa memboyongnya mengingat status dan kekayaan yang mereka miliki.

Bahkan, Shearer dilaporkan telah bertemu Sir Alex Ferguson dan punya niatan untuk bergabung dalam barisan bintang Man United.  Tapi kepindahan ini terganjal karena satu sosok yakni pemilik Blackburn Rovers, Jack Walker.

Jack Walker memiliki kebencian dengan Man United yang dipandangnya sebagai rival. Apalagi, kedua tim sama-sama berasal dari Lanchasire.

Kebencian Walker terlihat dari harga yang dipatok untuk Shearer. Saat itu, ia mematok 20 juta poundsterling untuk Man United, dan mematok 15 juta poundsterling untuk Newcastle United.

Shearer yang merasa punya utang budi dengan Walker pun tak mau membuatnya kecewa. Sehingga ia memilih Newcastle United sebagai pelabuhan anyarnya pada 1996.

Selain karena sosok Jack Walker, Newcastle United dipilih sebagai tempat pelabuhan Shearer karena tim berjuluk The Magpies ini merupakan klub idola masa kecilnya.

Shearer bahkan mengaku ingin bermain di kampung halamannya sendiri. Meski kesulitan meraih gelar, baginya bergabung Newcastle United merupakan keputusan terbaiknya.

Bersama Newcastle United, Alan Shearer pun bermain selama satu dekade di St James Park dengan mencetak 206 gol dari 405 laga.

Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya

Berita Terkait

Berita Terkini